Home » Peristiwa » Dunia

Soal Yerusalem, Menlu Retno Sudah Panggil Dubes AS

print this page Kamis, 7/12/2017 | 18:24

Menlu RI Retno Marsudi memberi keterangan pers soal sikap politik Indonesia terkait status Yerusalem di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Banten, Kamis (7/12/2017). FOTO: RILIS.ID/Syahrain F

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, menyampaikan, pihaknya telah memanggil Duta Besar Amerika Serikat untuk RI, beberapa hari lalu. Maksudnya, meminta keterangan soal wacana AS menjadikan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan menegaskan posisi Indonesia.

"Indonesia memanggi Dubes AS, untuk kita menyampaikan posisi kita, lalu mereka menyampaikan ke capital-nya (ibu kota). Lalu, saya menekankan kembali posisi kita kepada Menteri Luar Negeri Amerika. So, posisi Indonesia jelas," ujarnya sela konferensi "Bali Democracy Forum 2017" di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Banten, Kamis (7/12/2017).

Menlu juga telah menginstruksikan sejumlah wakil Indonesia di PBB untuk meningkatkan komunikasi dengan anggota Dewan Keamanan (DK) PBB. "Perwakilan kita di New York terus berkomunikasi dengan pihak DK PBB," ungkap Retno.

Katanya, sangat urgen memanfaatkan forum-forum internasional untuk mendukung Palestina. Upaya itu ditujukan guna memberi tekanan internasional secara terus-menerus dan menyampaikan pesan pertentangan terhadap kebijakan terakhir AS tersebut.

"Kita tidak hanya akan bergerak di Jakarta dan OKI, tapi juga kita bekerja sama dengan Gerakan Non-Blok, DK PBB. Dan saya, juga berkomunikasi dengan Under Secretary General PBB. Jadi, kita gunakan semua yang kita miliki untuk menyampaikan message yang sangat jelas," bebernya.

Indonesia, kata mantan Duta Besar RI untuk Belanda ini, kerap vokal dalam berbagai forum serta menyampaikan sikap dan posisinya soal status Yerusalem. "Yang penting, mereka tahu posisi kita seperti apa," pungkas Retno.

Penulis Syahrain F
Editor Fatah Sidik

Tags:

KemenluRetno MarsudiAmerika SerikatYerusalem