logo rilis

Soal Pj Gubernur, Kapolri Instruksikan Anak Buahnya Tutup Mulut?
Kontributor

30 Januari 2018, 08:54 WIB
Soal Pj Gubernur, Kapolri Instruksikan Anak Buahnya Tutup Mulut?
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Kapolri Jenderal Tito Karnavian dikabarkan menginstruksikan jajarannya untuk tak berkomentar soal polemik Perwira Tinggi (Pati) Polri jadi Penjabat (Pj) Gubernur. Tujuannya, tak makin gaduh.

"Saya perintahkan tidak usah berkomentar dan membuat statement yang akan buat tambah gaduh," demikian bunyi arahan Kapolri kepada seluruh jajaran Polri hingga tingkat bawah dan keluarga Korps Bhayangkara, sebagaimana beredar di media sosial, baru-baru ini.

Pada bagian lain, tertulis, biarkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang berkomentar soal usulan tersebut. Termuat juga, bila Polri tak pernah meminta agar jajarannya menjadi kepala daerah sementara waktu.

Dalam pesan sama, Tito juga menjelaskan, bila bukan kali pertama Pati Polri jadi Pj Gubernur. Pada 2016, Irjen Carlo Tewu dilantik Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, sebagai Pj Gubernur Sulawesi Barat.

"Tidak gaduh dan hasil kerjanya bagus, pilkada aman-lancar, karena tidak dinyatakan ke publik," jelasnya. "Untuk itu, agar fokus saja kita bekerja secara profesional sesuai tupoksi masing-masing," imbuh dia.

Tito juga disebut-sebut meminta anak buahnya menjaga hubungan dengan seluruh elemen pemerintah, TNI, dan masyarakat, baik tokoh, organisasi masyarakat (ormas), maupun publik umum. "Sehingga, Polri lebih dipercaya dari waktu ke waktu. Ekspose prestasi-prestasi yang positif," tutup pesan tersebut.

Dikonfirmasi rilis.id di Jakarta, Selasa (30/1/2018) pagi, Kadivhumas Polri, Irjen Setya Wasisto, menampiknya. Menurut dia, tak ada arahan khusus dari Kapolri terhadap jajaran Kepolisian. "Pesannya normatif saja," jelasnya.

Jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 1984 ini menambahkan, biasanya terkait masalah tentang Kepolisian selalu ditanyakan ke Divhumas Polri. "Tapi, soal ada tidaknya arahan itu, nanti saya cek lagi," tutup Setyo.

Editor:




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID