logo rilis

Soal Perpres TKA, JK Bilang Begini...
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
24 April 2018, 17:33 WIB
Soal Perpres TKA, JK Bilang Begini...
Wapres Jusuf Kalla. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla menilai, ada Perpres No. 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing, tidak berarti membuat WNA bebas bekerja di Indonesia. Aturan ini sekadar mempermudah proses perizinan bagi mereka.

"Pemerintah mempermudah proses izin tenaga kerja asing. Itu tidak berarti kita membebaskan orang asing bekerja di Indonesia sebebas-bebasnya," kata JK, sapaan akrabnya, di Jakarta pada Selasa (24/4/2018).

Dia menjelaskan, kemudahan perizinan tersebut merupakan solusi atas keluhan dari investor asing yang menilai proses perizinan di Indonesia terlalu berbelit-belit.

"Kalau zaman dulu hanya diberi enam bulan visanya, setiap enam bulan ke Singapura dulu, perpanjang lagi, baru kemudian dapat enam bulan lagi. Besoknya di-sweeping oleh Imigrasi atau orang Kemenaker, bisa bayar lagi," jelasnya.

Kini, dalam Perpres tersebut, visa kerja bagi warga negara asing diberikan sesuai dengan masa kerja WNA tersebut di Indonesia. Sehingga, hal itu diharapkan tidak lagi menghambat investasi di Tanah Air.

"Kalau anda baca Perpresnya, yang diubah itu hanya proseduralnya. Sekarang, kalau kontraknya dua tahun maka visanya jua dua tahun," katanya.

Karena itu, Wapres menilai Perpres tersebut sudah sesuai dengan iklim investasi di Indonesia, sehingga tidak diperlukan pembentukan panitia khusus hak angket terkait tenaga kerja asing.

Wapres menegaskan kembali bahwa keberadaan tenaga kerja asing tersebut bukan untuk merebut lahan pekerjaan warga Indonesia, melainkan untuk mengembangkan industri di Tanah Air melalui alih teknologi para tenaga asing.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)