logo rilis
Soal Pernyataan Agama dan Politik, DPR Minta Presiden Konsisten
Kontributor
Zul Sikumbang
16 Agustus 2018, 21:24 WIB
Soal Pernyataan Agama dan Politik, DPR Minta Presiden Konsisten
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin mengatakan, agama dan politik harus saling melengkapi, saling mengisi. Hal ini sudah berlaku sejak zaman dahulu.

"Ya harus konsisten dong. Ya jangan karena kebutuhan politik sekarang, pandangannya jadi tidak konsisten. Pokoknya agama dan politik harus saling melengkapi," kata Didi kepada rilis.id di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Hal ini disampaikan Didi menanggapi pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo mengenai, persatuan, politik dan keagamaan.

Menurutnya, Jokowi harus konsisten dengan ucapannya.

"Karena agama dan politik saling terkait. Justru politik jadi bermartabat karena ada agama yang melengkapi dan mengisinya. Masyarakat bisa menilainya," ujar anggota DPR RI itu.

Dia pernah menyebut, Jokowi pernah menyatakan, politik dan agama harus dipisahkan. Namun pasca dipilihnya KH Ma'ruf Amin sebagai cawapres, Jokowi menyatakan, agama dan politik harus bersatu dan tidak bisa dipisahkan.

Seperti diketahui, Jokowi membacakan pidato kenegaraan di Kompleks DPR, pada Kamis (16/8/2018). Salah satu isi pidato Jokowi menyatakan agara masyarakat menyingkirkan perbedaan untuk mewujudkan kemerdekaan.

"Saat itu semua anak-anak bangsa menyingkirkan perbedaan politik, perbedaan suku, perbedaan agama bahkan golongan. Yang bertujuan untuk mewujudkan Indonesia Merdeka," jelasnya dalam pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (16/8).

Editor: Elvi R


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)