logo rilis
Soal ‘Partai Setan’, PAN: Amien Rais Ceramah Keimanan
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
19 April 2018, 13:05 WIB
Soal ‘Partai Setan’, PAN: Amien Rais Ceramah Keimanan
Amien Rais. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Viva Yoga Mauladi, menegaskan ceramah Amien Rais tidak masuk dalam ujaran kebencian. Karena menurutnya, Amien menyampaikan itu dalam konteks keimanan dalam sebuah majelis umat Islam. 

"Pak Amien menjelaskan ayat-ayat tentang keimanan dan spirit perjuangan untuk menegakkan kebenaran dan kebaikan," kata Viva Yoga melalui siaran persnya kepada rilis.id, Jakarta, Kamis (19/4/2018). 

Dia mengungkapkan, mantan Ketum PP Muhammadiyah itu mengutip sebuah ayat yang ada dalam Alquran. Yakni, Surat Al Mujadalah ayat 19. 

"Siapa yang menegakkan keimanan untuk perjuangan meraih kebenaran dan kebaikan adalah termasuk golongan, kaum, atau barisan Allah. Siapa yang mengingkari dan berkhianat dimasukkan sebagai golongan, kaum, atau barisan syaitan, yaitu golongan yang merugi," ujarnya mengutip ayat tersebut. 

Ia menambahkan, setiap intelektual Muslim memiliki karakteristik yang berbeda-beda dalam gagasannya. Dia mencontohkan Nurcholish Madjid yang terkenal dengan Islam peradaban, kemudian Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dengan Islam kulturalnya. 

"Amien Rais dengan tauhid sosial, Muslim Abdurrahman dengan Islam transformatif, Imaduddin Abdurahim dengan Islam kaffah, dan lainnya," ungkapnya. 

Dia mengatakan, semua intelektual Islam itu tidak pernah memisahkan Islam, masyarakat dan negara dalam gagasannya. Karena, yang memisahkan agama dari masyarakat dan negara adalah yang berkembang di sebagian negara Barat.

"Dari konteks tersebut maka apa yang disampaikan pak Amien Rais tidak ada maksud untuk membuat ujaran kebencian. Pengertian golongan, kaum, barisan, atau kumpulan orang itu sangat berbeda dengan pengertian partai politik," bebernya.

Viva berharap, berbagai pihak tidak memandang sempit terhadap apa yang disampaikan Amien Rais tersebut. Sehingga, ruang publik bisa diisi dengan wacana yang mencerdaskan dan menyehatkan.

"Jangan miopis, melihat secara sempit tentang ajaran Islam yang tidak memisahkan antara agama dengan masyarakat dan negara," pungkasnya.

Sebelumnya, Amien yang juga Ketua Penasihat Persaudaraan Alumni 212, berbicara tentang partai setan dan partai Allah dalam tausyiahnya pada Jumat (13/4) lalu. Dia menyebut PAN, PKS, dan Gerindra ada untuk membela agama Allah. Sementara orang yang anti-Tuhan bergabung dalam partai besar, yaitu partai setan.

Editor: Taufiqurrohman


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)