logo rilis

Soal Kongres PAN, Bima Arya: Saya Belum Menyatakan Maju Atau Tidak
Kontributor
Zulyahmin
15 November 2019, 21:00 WIB
Soal Kongres PAN, Bima Arya: Saya Belum Menyatakan Maju Atau Tidak
FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Bogor— Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Bima Arya Sugiarto, menyatakan masih akan mempelajari kondisi internal PAN dalam menghadapi Kongres tahun 2020.

Dirinya pun mengaku belum memutuskan apakah akan maju sebagai calon ketua umum ataupun tidak dalam kongres tersebut. 

"Saya akan mempelajari dulu secara cermat bagaimana kondisi di internal partai. Saya belum menyatakan maju atau tidak," kata Bima Arya di Balai Kota Bogor, Jumat (15/11/2019). 

Wali Kota Bogor itu menyampaikan hal tersebut menjawab pertanyaan wartawan, terkait namanya yang disebut-sebut masuk dalam bursa kandidat Calon Ketua Umum PAN periode 2020-2025.

Ada empat nama yang disebut-sebut masuk dalam bursa kandidat Calon Ketua Umum PAN. Mereka adalah Bima Arya, mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur, mantan Ketua Fraksi PAN DPR RI Mulfachri Harahap, serta putra sulung pendiri PAN Amien Rais, yakni Hanafi Rais.

Menurut Bima Arya, maju sebagai calon ketua umum partai adalah pilihan yang tidak mudah, konsekuensinya juga berat.

"Kalau nantinya saya memutuskan untuk maju, maka harus terus maju, tidak ada istilah mundur lagi," tegasnya.

Karena itu, katanya, dirinya akan mempelajari lebih cermat kondisi di internal PAN.

"Saya juga masih memiliki tanggung jawab sebagai Wali Kota Bogor sampai 2023," ungkap dia.

"Saat ini saya masih berpikir untuk menyelesaikan tanggung jawab saya sebagai Wali Kota Bogor. Namun, sebagai kader jika mendapat amanah, saya siap saja," lanjutnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, mengatakan, partai berlambang matahari terbit itu akan menggelar kongres untuk memilih ketua umum baru, pada 2020. Dirinya menyebut saat ini sudah ada empat nama kandidat calon ketua umum.

Menurut Zulkifli, munculnya nama-nama kandidat calon ketua umum ini dinilai menjadi angin segar bagi PAN.

"Adanya empat kandidat ini merupakan langkah bagus untuk membangun demokrasi di internal partai," katanya.

Sumber: Antara




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID