logo rilis
Soal Keterisian Ruang Isolasi, Satgas COVID-19 Sebut Jabar Jadi Nomer Satu Terbanyak
Kontributor
Elvi R
03 Desember 2020, 20:00 WIB
Soal Keterisian Ruang Isolasi, Satgas COVID-19 Sebut Jabar Jadi Nomer Satu Terbanyak
Petugas medis membersihkan ambulans setelah mengangkut pasien COVID-19. FOTO: RILIS.ID/Panji Satria

RILIS.ID, Jakarta— Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menyatakan bahwa keterisian tempat tidur ruang isolasi dan ruang perawatan intensif (ICU) di Provinsi Jawa Barat mencapai 77 persen. Hal ini tertinggi secara nasional.

Sementara, tingkat keterisian tempat tidur ruang isolasi dan ruang perawatan intensif (ICU) secara nasional sebesar 57,97 persen per 1 Desember 2020.

“Keterisian 'bed 'tertinggi ialah Jawa Barat dengan 77 persen, terendah Maluku Utara 10 persen,” katakata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam jumpa pers daring di Jakarta, Kamis (3/12/2020). 

Kementerian Kesehatan, kata Wiku, telah menyusun rekayasa pelayanan kesehatan sesuai dengan besarnya lonjakan kebutuhan tempat tidur untuk perawatan pasien COVID-19.

Menurut Wiku, jika terjadi kenaikan kasus COVID-19 sebesar 20-50 persen, maka pelayanan kesehatan tetap beroperasi tanpa perubahan apapun karena kapasitas rumah sakit memadai.

Namun jika terjadi kenaikan kasus COVID-19 sebanyak 50-100 persen, maka fasilitas layanan kesehatan akan menambah ruang perawatan umum menjadi ruang perawatan pasien COVID-19. Ruang tambahan itu bisa di dalam gedung ataupun blok yang tersedia.

"Sehingga bisa menambah kapasitas ruang rawat inap untuk COVID-19," katanya.

Kemudian, jika terjadi peningkatan kasus COVID-19 lebih dari 100 persen, maka fasilitas layanan kesehatan akan mendirikan pelayanan tenda darurat di aera perawatan pasien COIVID-19 di rumah sakit atau mendirikan rumah sakit lapangan atau darurat bekerja sama dengan BNPB dan TNI di di luar wilayah rumah sakit, demikian Wiku Adisasmito.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID