logo rilis

Soal Insiden CFD, Gerakan #2019GantiPresiden Minta Maaf
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
06 Mei 2018, 14:30 WIB
Soal Insiden CFD, Gerakan #2019GantiPresiden Minta Maaf
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga inisiator gerakan #2019GantiPresiden, Mardani Ali Sera meminta maaf terhadap insiden pada Car Free Day (CFD) pekan lalu. Meski begitu, dirinya menegaskan tak terlibat dalam insiden tersebut.

"Kejadian kemarin menjadi pelajaran bagi kami bersama, kemarin kami tidak terlibat tapi itu mungkin bagian dari relawan kami, kami mohon maaf," kata Mardani kepada wartawan seusai aksi #2019GantiPresiden di dekat Patung Kuda Jakarta, Minggu (6/5/2018).

Mardani mengatakan, gerakan #2019GantiPresiden adalah murni aspirasi rakyat dan bukan pertemuan politik. Selain itu, lanjutnya, dia hadir di acara itu juga tidak mewakili partainya.

"Ini aktivitas aspirasi rakyat. Kalau PKS tanya Pak Sohibul Imam (Ketua Umum PKS), saya sekarang bukan orang PKS, posisi saya sekarang insiator gerakan #2019GantiPresiden, pertanyaan PKS tanya Pak Sohibul Imam," ujar Mardani.

Dalam acara itu, Mardani juga membagikan buku petunjuk #2019GantiPresiden. Menurutnya, dana gerakan itu hanya sekitar Rp40 juta yang berasal dari urunan tim.

"Namun mayoritas nuwun sewu (mohon maaf) banyaknya berasal dari Neno Warisman. Kami sudah buat sistem bagaimana relawan tertata dengan baik, bagaimana pesan kita tertata dengan baik, bagaimana sesudah deklarasi ini bermanfaat untuk negeri, bukan merusak untuk negeri," kata Mardani.

Sebelumnya, beredar video di mana sejumlah orang mengenakan kaus #2019GantiPresiden mengintimidasi orang-orang lain yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja yang melintas di Bundaran Hotel Indonesia saat acara Car Free Day (CFD), pada Minggu (29/4) 2018.

Dalam video itu tampak beberapa orang dengan kaus #2019GantiPresiden mengibas-ibaskan beberapa lembar uang kepada seorang pria berkaus #DiaSibukKerja. Sementara pria yang diintimidasi bersikukuh bahwa dia tidak dibayar siapapun.

Video lain menunjukkan seorang ibu dan anaknya yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja dikerubungi dan diteriaki sehingga anaknya pun menangis ketakutan.

Sumber: Antara


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)