logo rilis
Soal Audisi PB Djarum, KPAI Minta Publik Lihat Masalah dengan Jernih
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
11 September 2019, 17:00 WIB
Soal Audisi PB Djarum, KPAI Minta Publik Lihat Masalah dengan Jernih
Ketua KPAI Susanto. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto, meminta publik melihat persoalan terkait Audisi Beasiswa Bulu Tangkis Djarum secara jernih dengan mengacu pada peraturan yang berlaku. Hal itu, menurutnya, perlu dilakukan agar masalahnya tidak berlarut-larut.

"Ada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Pelindungan Anak dan Peraturan Pemerintah 109 Tahun 2002 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan yang harus dihormati sebagai aturan yang berlaku di Indonesia," kata Susanto di Jakarta, Rabu (11/9/2019). 

Dia menegaskan, KPAI tidak melarang PB Djarum menyelenggarakan audisi bulu tangkis, tapi meminta agar mematuhi ketentuan dalam Undang-Undang Pelindungan Anak dan Peraturan Pemerintah mengenai Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan untuk tidak melibatkan anak-anak dalam kegiatan yang mempromosikan dan disponsori industri rokok.

Susanto berharap, pembinaan minat dan bakat anak di bidang bulu tangkis bisa tetap dilakukan tanpa mengabaikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

"Dengan begitu, dua-duanya bisa tercapai dan tetap dalam lingkup upaya pelindungan anak," ujarnya.

Susanto menerima informasi bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga akan mengundang KPAI untuk duduk satu meja dengan PB Djarum dan Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia.

Dia berharap, pertemuan itu bisa menjernihkan masalah dan menghasilkan formula solusi terbaik yang disepakati oleh semua pihak.

"Dengan begitu, pembinaan potensi bulutangkis bisa tetap berjalan dan tidak ada aturan yang dilanggar," katanya.

Sumber: Antara




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID