Home » Peristiwa » Nasional

Soal Arus Pekerja China, JK: Merugikan!

print this page Selasa, 28/11/2017 | 18:43

Wakil Presiden Jusuf Kalla. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Wakil  Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai, arus besar pekerja dari China telah merugikan tenaga kerja dalam negeri. Karena itu, ia meminta Negeri Tirai Bambu itu tidak lagi membawa tenaga kerja dalam jumlah banyak untuk dipekerjakan pada proyek-proyek investasi mereka di Indonesia.

"Sekarang kalau ada investasi Tiongkok, ribuan dia bawa (pekerja). Saya bilang jangan begitu," ujar JK saat menerima Wakil Perdana Menteri China, Liu Yandong, di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (27/11) kemarin.

Menurutnya, solusi yang sama-sama menguntungkan adalah penggunaan tenaga kerja Indonesia, dengan diberi kemampuan terlebih dahulu supaya memiliki kompetensi sesuai standar China.

Pemerintah China, harap JK, bisa melaksanakannya untuk proyek-proyek investasi mereka selanjutnya.

"Harus dilatih dulu. Bisa dilatih di Indonesia, bisa dilatih di China tenaga-tenaga (kerja) kita. Dan dia setuju (wakil PM China) menggunakan tahap-tahap itu," papar JK. 

Penulis Ning Triasih

Tags:

Jusuf Kalla China Tenaga Kerja Asing