logo rilis
SMK Negeri Gratis Bakal Dibangun di Kabupaten/Kota Ini
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
15 Agustus 2019, 17:00 WIB
SMK Negeri Gratis Bakal Dibangun di Kabupaten/Kota Ini
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILIS.ID, Semarang— Sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri yang digratiskan bagi siswa-siswi tidak mampu seperti SMK Negeri Jawa Tengah yang didirikan pemerintah provinsi setempat, bakal dibangun di 15 kabupaten/kota sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan.

"Saya telah mengajukan anggaran untuk pendirian SMKN Jateng di 15 kabupaten/kota, jika disetujui DPRD Jateng, maka program itu akan dilaksanakan pada 2020," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, pada peringatan Hari Jadi Ke-69 Provinsi Jawa Tengah di Lapangan Pancasila, Semarang, Kamis (15/8/2019). 

Ganjar menyebutkan, hingga saat ini baru ada tiga SMKN Jateng yaitu di tiga daerah yakni Kota Semarang, Kabupaten Pati, dan Kabupaten Purbalingga.

Menurut dia, dengan penambahan 15 sekolah, tahun depan, maka Provinsi Jateng akan mempunyai 18 sekolah gratis 100 persen untuk siswa miskin berprestasi.

Pemprov Jateng juga berencana menggratiskan biaya pendidikan untuk siswa SMA/SMK/SLB seluruhnya bagi siswa miskin pada tahun depan dengan total anggaran yang disiapkan mencapai Rp1,6 triliun.

Selain itu, pihaknya juga telah menyediakan Rp100 miliar untuk beasiswa siswa miskin berprestasi.

Menurut Ganjar, hal itu sebagai bagian dari program pembangunan sumber daya manusia, dimana anak-anak bangsa harus mendapatkan pendidikan yang murah dan berkualitas.

Pembangunan mental dan spiritual menurutnya jauh lebih penting daripada membangun gedung-gedung tinggi dan megah.

"Banyak yang ingin saya bangun gedung megah sebagai 'legacy', tapi saya bilang membangun gedung itu mudah, tapi membangun manusianya itu yang jauh lebih penting," ujarnya.

Rencana pembangunan SMK gratis bagi siswa miskin itu merupakan jawaban dari keinginan Fajar Jaka Surya, salah seorang siswa SMKN Jawa Tengah yang mengaku sangat berterima kasih karena dirinya bisa diterima bersekolah di SMK yang dikhususkan bagi kalangan tidak mampu.

Sumber: Antara




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID