Home » Peristiwa » Nasional

Siti Zuhro: Partai Tentukan Capres, Rakyat Cukup Diberi Recehan

print this page Kamis, 12/10/2017 | 18:40

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro (kedua kiri) FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengungkapkan, kontestasi Pilpres 2019 jangan sampai menjadi ajang politik hanya bagi partai politik. Gerakan civil society harus didorong agar diberi ruang untuk memunculkan calon baru dalam kontestasi Pilpres. 

Selama ini menurut Siti Zuhro, publik cenderung terhambat memunculkan figur lain untuk didorong ke bursa pilpres.

"Jangan semuanya diserahkan kepada partai politik. Kok kita seperti sulit untuk memunculkan calon," kata Siti Zuhro dalam diskusi "Siapa Presiden 2019" di Resto Bangi Coffe Tiam, kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Dia mengatakan, partai politik terlalu mendominasi dalam penentuan calon presiden. Selama ini porsi masyarakat dihadapkan dengan figur yang sebenarnya sudah ditentukan partai politik.

Peneliti senior LIPI yang akrab disapa Wiwik itu menilai partai politik zalim dengan memaksakan pilihan politik kepada masyarakat.

"Hambatannya partai politik itu ologarki mereka menentukan sendiri tanpa melibatkan masyarakat untuk memilih, pada zalim partai. Pilihannya dipaksakan kita untuk memilih," pungkasnya.

Ke depan, imbuh Wiwik, civil society mesti berani membicarakan soal figur-figur baru yang potensial untuk diajukan ke publik. Masyarakat dinilainya kurang diedukasi sehingga perannya hanya sebatas menentukan pilihan yang sudah dipilih.

"Masyarakat kita tidak diedukasi secara cukup sehingga hanya diminta untuk memilih. Cukup berikan uang recehan disuruh milih selesai ini menjadi tugas kita," pungkasnya. 

Penulis Armidis Fahmi
Editor Yayat R Cipasang

Tags:

siti zuhrolipipilpres 2019

loading...