logo rilis
Siti Zuhro: Jika Rakyat Ingin Pemerintahan Baru Jadi Tak Bisa Terbendung
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
10 April 2019, 18:28 WIB
Siti Zuhro: Jika Rakyat Ingin Pemerintahan Baru Jadi Tak Bisa Terbendung
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Pengamat Politik dari LIPI, Siti Zuhro, mengatakan, capres petahana Joko Widodo di Pilpres 2019 ini menghadapi lawan tanding yang tidak main-main. Pasalnya, menurut dia, animo masyarakat saat ini terlihat luar biasa dalam mendukung capres nomor urut 02, Prabowo Subianto. 

Wiwik, sapaan akrabnya, mengungkapkan, Jokowi sebenarnya diuntungkan sebagai petahana karena memiliki otoritas fasilitas dan jejaring. Meski begitu, ungkap dia, pilihan masyarakat yang menentukan hasil Pilpres 2019. 

"Nanti masyarakat yang akan memilih. Biar punya otoritas fasilitas dan networking dan sebagainya, tapi kalau masyarakat melalui pemilih menginginkan adanya pemerintahan baru, tidak bisa dibendung," katanya saat menjadi pembicara dalam diskusi publik Topic of The Week bertajuk “Kampanye 02 Sering Diganggu: Tegakkan Fair Play!” di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Wiwik menuturkan, Prabowo-Sandiaga Uno sejak awal harus berjibaku luar biasa untuk meyakinkan masyarakat. Namun, menurutnya, hal itu mudah saja dilakukan oleh Prabowo-Sandi bila kepuasan publik masyarakat terhadap petahana tidak berdampak pada elektabilitas.

"Kebangkitan aspirasi umat luar biasa. Itu kekuatan dari lawan tanding. Tidak punya yang lainnya. Bagaimana berjibakunya prabowo dan sandiaga. Berapa ribu titik sudah didatangi sandiaga. Ketika turun tidak elitis. Menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat," tuturnya. 

Dia mengungkapkan, animo masyarakat tetap tinggi terhadap Prabowo. Bahkan, secara perlahan mantan Danjen Kopassus itu terus meluas dukungannya. 

"Mau ada apapun terhadap Prabowo-Sandi, sulit untuk mengalihkan perhatian itu. Karena apa? Karena menjadi petahana bukan seluruhnya mudah. Bukan seluruhnya menjadi menjamin bahwa masyarakat tetap oke terhadap dirinya," tandasnya.

Editor: Sukma Alam




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID