logo rilis

Siswono Ingatkan Dampak Buruk Media Sosial
Kontributor

02 Maret 2018, 22:34 WIB
Siswono Ingatkan Dampak Buruk Media Sosial
Media sosial. FOTO: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Universitas Pancasila, Siswono Yudo Husudo, menilai, media sosial kini menjadi alat mobilisasi yang cepat mengubah keyakinan seseorang. Dia mencontohkan dengan yang terjadi di Timur Tengah.

"Arab Spring yang menumbangkan banyak rezim di Timur Tengah, seperti Khadafi di Libia dan Hosni Mubarak di Mesir, serta kekacauan di Syria (Suriah, red) dan Irak yang, didorong oleh mobilisasi gerakan rakyat melalui socmed (social media)," ujarnya di Universitas Pancasila, Jakarta, Jumat (2/3/2018).

Siswono menambahkan, akan lebih baik bagi bangsa Indonesia, jika masyarakat memiliki kematangan membedakan hoaks dan informasi yang dibutuhkan dalam saat sekarang, "arena politik" tak terkendali oleh perkembangan media sosial. Masyarakat pun diharapkan bijak menggunakan media sosial serta sesuai kebutuhannya masing-masing.

Sayangnya, tingkat pendidikan masyarakat relatif rendah. Dari jumlah angkatan kerja 127,67 juta orang, 47,37 persen di antaranya lulusan SD dan SD ke bawah. "Masyarakat dengan pendidikan yang rendah sulit menyaring berita bohong dan hasutan," jelasnya.

Mantan Menteri Perumahan Rakyat  ini mengingatkan, menyebarnya ujaran kebencian antargolongan berdampak terhadap kehancuran negara. "Sangatlah tepat keputusan MUI dan Munas NU yang mengharamkan ujaran kebencian," tuntas Siswono.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID