logo rilis

Singgung Bom, 2 Legislator Banyuwangi Digelandang ke Kantor Polisi
Kontributor

23 Mei 2018, 23:37 WIB
Singgung Bom, 2 Legislator Banyuwangi Digelandang ke Kantor Polisi
Bom. ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Banyuwangi— Dua Anggota DPRD Banyuwangi, Basuki Rahmad dan Nauval Badri, diamankan petugas Bandara Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (23/5/2018). Sebab, keduanya mengklaim membawa bom saat hendak naik Garuda rute Banyuwangi-Jakarta di Bandara Banyuwangi.

"Petugas keamanan Bandara Banyuwangi mengamankan dua penumpang yang mengaku membawa bahan peledak berupa bom, saat dilakukan pemeriksaan di check point dua Bandara Banyuwangi," ujar Kapolsek Rogojampi, Kompol Suhariono, saat dihubungi di Banyuwangi, beberapa saat lalu.

Saat memasuki pemeriksaan oleh petugas avsec, salah satu diantaranya menyatakan, tas rekannya berisi bahan peladak atau bom. Hingga tiga kali ditanya petugas, Rahmad tetap menyampaikan, dirinya dan Nauval membawa bom.

Selanjutnya, pramugari melaporkan ke pilot pesawat. Pilot pun tak berani terbang, kalau penumpang tersebut tak turun. Rahmad dan Nauval merupakan calon penumpang GA 265 dan akan terbang ke Jakarta, Rabu sore.

"Kedua Anggota DPRD Banyuwangi itu, diturunkan ke Kantor Angkasa Pura di Bandara Banyuwangi. Sedangkan untuk barang bawaan kedua penumpang, dilakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan barang yang mencurigakan," terang Suhariono.

Keduanya malah sempat marah, saat diinformasikan soal pelarangan bergurau soal bom. Rahmad dan Nauval pun sempat mengancam petugas. Karenanya, keduanya diserahkan kepada aparat Kepolisian.

"Kedua penumpang dapat dijerat Pasal 437 ayat (1) juncto Pasal 344 huruf e Undang-Undang Nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan, dengan ancaman hukuman maksimal 1 tahun penjara," katanya.

Polsek Rogojampi sudah memeriksa saksi-saksi, pascamenerima laporan dari petugas avsec. Kini, tuntas Suhariono, "Keduanya sudah dibawa ke Mapolres Banyuwangi untuk dilakukan pemeriksaan."

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)