Home » Peristiwa » Daerah

Sikap Kalem Gubernur Anies soal Aksi WO Ananda Sukarlan

print this page Senin, 13/11/2017 | 14:52

Anies Baswedan. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Serang— Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan dirinya menghormati perbedaan pandangan, dan memberikan hak kepada siapa saja untuk mengungkapkan dengan caranya.

Hal tersebut disampaikannya terkait aksi walk out (WO) yang dilakukan pianis Ananda Sukarlan pada acara memperingati 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius di Hall D JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu malam (11/11).

"Saya malah baru tahunya sesudah dalam kantor, pas datang tadi pagi pun saya belum tahu," kata Anies di Balai Kota, Senin (13/11/2017).

Dia mengatakan sebagai gubernur, dirinya bertanggung jawab harus bisa menyapa dan mengayomi semua warganya.

"Kalau kemudian ada reaksi negatif, ya, itu bonus aja buat saya, nggak ada sesuatu, biasa aja," kata Anies.

Anies mengungkapkan, ia hadir di acara tersebut karena diundang sahabatnya, Romo Baskoro, yang datang ke Balai Kota.

"Kemudian Romo Benny itu juga bersahabat baik. Jadi saya ini bukan kayak orang nggak kenal kalau sama teman-teman di Kanisius, dan ini bukan kedatangan pertama di Kanisus. Ketika dengar tadi pagi, saya jadi inget-inget ada ya yang keluar? karena saya nggak ingat tuh, nggak lihat sama sekali," kata Anies.

Sementara itu Budayawan Eros Djarot mengkritisi dan sedih atas sikap pianis terkenal Ananda Sukarlan yang  WO meninggalkan tempat duduk saat tamu yang diundang memberikan sambutan juga termasuk nilai-nilai yang diajarkan oleh perguruan Kanisius.

"Ketika seorang Gubernur sebagai tamu diundang memberi sambutan, saya yakini bukan ajaran dan perilaku yang berpijak pada ajaran sang Juru Selamat yang begitu indah dan menghadiahkan kepada kehidupan ini," kata Eros.

Editor Eroby JF
Sumber ANTARA

Tags:

Anies BaswedanAnanda SukarlanAnanda Sukarlan WO

loading...