logo rilis

Siapa Saja Inisiator Pertemuan Jokowi dan Prabowo di MRT?
Kontributor
Zulyahmin
13 Juli 2019, 19:00 WIB
Siapa Saja Inisiator Pertemuan Jokowi dan Prabowo di MRT?
FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengungkapkan sejumlah tokoh yang menjadi inisiator pertemuan antara capres terpilih Joko Widodo dan capres 02 di Pilpres 2019, Prabowo Subianto.

Menurut Budi, ada sejumlah toloh yang turut menjembatani pertemuan dua pemimpin nasional tersebut. 

"Yang menjembatani ada Pak Pram, ada Pak BG, Pak Edhy Prabowo itu orang baik semua, mereka memang bersahabat ya," kata Budi Karya di FX Mall di Jakarta, Sabtu (13/8/2018).

Jokowi akhirnya bertemu dengan Prabowo di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus. Keduanya lalu naik kereta MRT hingga stasiun Senayan kemudian berlanjut santap siang bersama di salah satu restoran di daerah Senayan.

Pram yang dimaksud adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, BG adalah Budi Gunawan selaku Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) sedangkan Edhy Prabowo adalah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.

"Di MRT karena lebih friendly, kalau ambil shoot tv-nya juga susah kalau di dalam ya kan kalau ini kan banyak sekali termasuk juga yang dinilai itu akan lebih baik kita bersama di luar secara bersama dalam satu kegiatan, akan sangat luar biasa," tambah Budi Karya.

MRT, menurut Budi Karya, juga dipilih karena merupakan salah satu produk andalan terbaru Indonesia.

"Saya membayangkan MRT adalah satu brandmarking baru di Indonesia, satu angkutan massal yang baru dan kita akan menjadikan angkutan massal ini menjadi satu keniscayaan baru bagi Indonesia yang maju. Tidak ada macet lagi dan gampang kemana-mana jadi ini satu setting yang bagus juga kita punya satu visi untuk maju ke depan," ungkap Budi Karya.

Selain itu, MRT dinilai sebagai masa depan bangsa Indonesia.

"MRT itu tempatnya netral, yang kedua ini visioner menuju ke depan. Menuju hal yang modern adalah suatu keniscayaan angkutan massal yang memang harus ada di kota besar. Jakarta sebagai kota besar yang memang akan menjadi kota yang madani angkutan masal memang menjadi suatu keharusan," tambah Budi Karya.

Prabowo diketahui baru pertama kali menaiki MRT tersebut pun sempat berujar bahwa ia merasa sedang berada di luar negeri ketika menumpang MRT.

"Ya saya bangga sekali, saya berterima kasih kepada Pak Prabowo karena memang effort kita membuat MRT ini tidak mudah dan kita harus kawal bersama supaya nanti di Jakarta akan ada 100 atau 200 kilometer MRT sehingga kita tidak perlu bawa mobil dan motor sendiri, ke segala tujuan kita bisa gunakan angkutan massal," tandasnya. 

Sumber: Antara




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID