logo rilis

Siane Indriani dari Jurnalis hingga Jubir Prabowo-Sandi
Kontributor
Yayat R Cipasang
25 September 2018, 18:05 WIB
Siane Indriani dari Jurnalis hingga Jubir Prabowo-Sandi
FOTO: facebook

SEORANG jurnalis menjadi juru bicara tim pemenangan dalam perhelatan pilpres tidaklah aneh. Tapi ada yang unik dengan salah satu tim jubir Prabowo-Sandi terutama dengan sosok Siane Indriani.

Bila dirunut dari riwayat pendidikannya, Siane sejatinya adalah sarjana pendidikan jurusan matematika dari IKIP Surabaya (sekarang Universitas Negeri Surabaya). Selepas jadi guru fisika di beberapa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Surabaya, Siene kemudian memilih berkarier dalam dunia kewartawanan.

Awalnya lebih banyak berkarier di media lokal seperti Harian Surya, Surabaya Post dan SCTV Surabaya. Dari sana beranjak ke Jakarta dan membangun karier di sejumlah televisi nasional seperti RCTI, Lativi (sekarang tvOne), Global TV dan terakhir Pemimpin Redaksi MNC News (2004-2011).

Selepas berkarier dalam dunia jurnalistik, mantan Staf Khusus Menteri Negara BUMN (2000) ini lebih memilih menjadi komisioner Komnas HAM hingga menjabat sebagai wakil ketua (2012-2017). Selama menjadi komisioner, Siane termasuk yang giat mempromosikan antipemasungan bagi orang dengan gangguan jiwa.

Seperti disitat dari wartakota, saat menjadi komisioner Komnas HAM, Siane dikenal vokal mengkritik berbagai kasus-kasus pelanggaran seperti penggusuran, penganiayaan dan kriminalisasi yang seringkali menimpa masyarakat. Termasuk, penggusuran waduk Pluit di era Gubernur Jokowi dan Wagub Ahok.

Siane juga sangat kritis tentang reklamasi Teluk Jakarta dan Teluk Benoa, Bali. Dan, Siane juga menangani kasus kriminalisasi yang menimpa para ulama dan aktivis dalam gerakan 212.

Siene yang dikenal sangat dekat dengan keluarga Gus Dur ini resmi menjadi calon legislatif Partai Gerindra dari dapil Jatim I (meliputi Surabaya dan Sidoarjo). Soal pencalegannya itu, Sirikit Syah, doktor komunikasi yang juga teman Siane memberikan testimoni tentang rekan sekampusnya itu.

"Dia orang kepercayaan Hari Tanoe. Ada satu kasus yang membuatnya tersingkir dari MNC Group. Dia resign tanpa pesangon," kata Sirikit.

"Siane orangnya kompeten, profesional, berpengalaman, jaringannya luas, humble, dan…. tidak korupsi. Nah, teman-teman yang punya hak suara di Dapil Surabaya-Sidoarjo dan ingin punya wakil rakyat perempuan di DPR RI yang berkualitas, pilih Siane ya," ajak Sirikit yang dikenal sebagai penerjemah ini.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)