logo rilis

Setya Novanto Tidak Kooperatif Akan Dihukum Berat
Kontributor
Tari Oktaviani
13 Desember 2017, 15:54 WIB
Setya Novanto Tidak Kooperatif Akan Dihukum Berat
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (kiri) dan Ketua KPK Agus Rahardjo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) non aktif Setya Novanto kemungkinan dihukum berat, apabila dirinya tidak kooperatif dalam persidangan. Hal ini dikarenakan Novanto mengaku sakit dan tidak menjawab pertanyaan hakim.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengatakan, pihaknya akan mempelajari sikap Novanto di persidangan hari ini.

"Semua tersangka punya potensi dihukum masksimal kalau tidak kooperatif atau berbelit-belit," kata Saut saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Jakarta, Rabu (13/12/2017).

Dari hasil pemantauan jarak jauh, Saut meyakini Novanto tak dalam keadaan sakit seperti yang dikatakannya. Sebab seluruh tim dokter sudah menyatakan ia dalam kondisi sehat.

"Dokter sudah menyatakan kondisi yang bersangkutan Itu sehat, sebabnya sidang lanjut," ujarnya. 

Lebih jauh, Saut menambahkan, pihaknya juga ingin menggali lebih lanjut latar belakang Novanto yang mendadak membisu di persidangan. "Apa latar belakang yang bersangkutan diam, entar akan bisa tau, sapa tau sakit gigi misalnya," katanya.

Terdakwa Setya Novanto mengeluh sakit kepada Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi. Bahkan saat Ketua majelis hakim, Dr Yanto menanyakan ihwal kecocokan data diri, Novanto tampak ling lung dan lebih banyak diam.

"Apakah nama lengkap saudara Setya Novanto?," tanya Yanto namun tak dijawab oleh Novanto, Rabu (12/12/2017).

Melihat tak ada respon dari Novanto, hakim kemudian menanyakan ulang hingga berkali-kali.

"Saudara tidak mendengar?  Apakah nama saudara Setya Novanto?," tanyanya lagi tanpa disambut jawaban.

Setelah ditanya berulang-ulang oleh hakim Yanto, Setya Novanto kemudian mengaku sakit diare. Namun menurutnya dokter di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak memberinya obat diare.

"Saya sudah 4-5 hari ini sakit diare. Saya minta obat dan tidak dikasih dokter," katanya.


#KPK
#korupsi e-KTP
#Setya Novanto
Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)