logo rilis
Setya Novanto Pernah Tanya Pramono Anung terkait Uang e-KTP
Kontributor
Tari Oktaviani
22 Maret 2018, 12:53 WIB
Setya Novanto Pernah Tanya Pramono Anung terkait Uang e-KTP
Setya Novanto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Terdakwa kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Setya Novanto, mengaku pernah menanyakan ihwal uang hasil dugaan korupsi e-KTP ke politisi PDIP Pramono Anung, yang kala itu menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Namun, ia mengaku belum sempat mendapatkan jawaban dari Pramono.

Hal ini ia sampaikan dalam persidangan di tindak pidana korupsi Jakarta dengan agenda pemeriksaan terdakwa, Kamis (22/3/2018).

"Jadi saya ketemu terakhir di Solo, di hotel Alila. Saya tanya karena saya bersahabat dengan beliau juga. 'Mas benar enggak tuh, karena Oka pernah ngomong'. Dia (Pramono) jawab 'yang mana ya, nanti gue inget-inget lagi di Jakarta deh kita ngobrol'," kata Novanto menirukan percakapannya dengan Pramono.

Lalu saat ditanya oleh Jaksa terkait kelanjutannya, Novanto mengaku tidak lagi sempat bertemu dengan Pramono. Menurutnya, selang tiga bulan yang lalu pertemuannya dengan Pramono terjadi.

"Waktu itu Oka sampeinnya kapan?," tanya Jaksa.

"Kalau enggak salah itu, ini sekitar September-Oktober 2012," jawabnya.

Kendati begitu, terkait anggota dewan lainnya seperti Olly Dondokambey, Tamsil Linrung, Mirwan Amir, Melchias Markus Mekeng, Ganjar Pranowo dan Jafar Hafsah, ia tidak mengonfirmasi realisasi penerimaannya. Tetapi, ia meyakini Wakil Ketua komisi II DPR dari fraksi PDIP, Ganjar Pranowo, menerimanya.

"Jujur enggak pernah konfirmasi. Lalu melalui Chairuman Harahap itu saya tanya, 'Man bener enggak Ganjar itu? Si Andi itu ada catatan tuh', kata dia 'kalau sudah kata Andi benar, itu berarti benar', kata Chairuman," ujar Novanto.

Editor: Taufiqurrohman


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)