logo rilis
Setya Novanto Menangis dan Minta Maaf pada Rakyat Indonesia
Kontributor
Tari Oktaviani
22 Maret 2018, 14:26 WIB
Setya Novanto Menangis dan Minta Maaf pada Rakyat Indonesia
Setya Novanto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Terdakwa kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Setya Novanto, kembali menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta.

Dalam persidangan, sambil sedikit tersendak air mata, ia meminta maaf kepada rakyat Indonesia atas perbuatan dirinya, baik di dalam sidang ataupun di luar persidangan.

Ia mengaku sadar atas kesalahannya karena diingatkan oleh Istrinya Deisti Astriani Tagor.

"Saya menyampaikan permohonan maaf. Saya tulus dari hati saya, kepada yang mulia majelis hakim kepada seluruh pengunjung sidang, kepada seluruh masyarakat indonesia,” kata Novanto sambil menangis, Kamis (22/3/2018).

Mantan Ketua DPR RI ini pun memohon kepada seuruh rakyat Indonesia, agar dibukakan pintu maaf seluas-luasnya kepada dirinya.

“Yang mana dalam proses persidangan ini ada tingkah laku dan perbuatan saya telah mengganggu proses persidangan ini baik langsung maupun tidak langsung mohon dimaafkan," ujarnya.

Diketahui Setya Novanto didakwa telah kerugian negara Rp 2,3 triliun dari proyek e-KTP. Menurut jaksa, Setya Novanto yang dulunya menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar itu, secara langsung atau tidak langsung mengintervensi proses penganggaran serta pengadaan barang dan jasa dalam proyek e-KTP tahun 2011-2012.

Sejak awal proyek e-KTP telah diatur untuk menggunakan anggaran rupiah murni yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Tujuannya, agar pencairan anggaran membutuhkan persetujuan DPR RI.

 

Editor: Taufiqurrohman


komentar (0)