Home » Peristiwa » Nasional

Setnov Ditahan, Kerja-kerja DPR Diyakini Tidak Terganggu

print this page Selasa, 17/10/2017 | 18:06

Ketua DPR RI, Setya Novanto (tengah), didampingi empat pimpinan DPR, Fahri Hamzah (kiri), Fadli Zon (kedua kiri), Agus Hermanto (kedua kanan), dan Taufik Kurniawan (kanan) . FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (Maki), Boyamin Saiman, menegaskan, kerja-kerja DPR RI takkan terganggu bila ketuanya, Setya Novanto (Setnov), ditangkap dan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"(Setnov, red) ditangkap dan ditahan, tidak ada pen​​garuhnya bagi DPR," ujarnya kepada rilis.id via pesan singkat di Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Sebab, kata Boyamin, pimpinan DPR RI perannya hanya sebagai koordinator. Untuk itu, dia mendorong KPK segera menangkap dan menahan tersangka keempat kasus dugaan korupsi Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP tersebut.

"Seperti perlakuan terhadap Andi Narogong," tegasnya. Andi Agustinus alias Andi Narogong merupakan tersangka ketiga perkara e-KTP. Dia ditangkap dan ditahan KPK, sehari setelah ditetapkan sebagai tersangka, 23 Maret 2017.

Boyamin menyarankan demikian, mengingat kian 'riuhnya' masalah penangan e-KTP oleh KPK, khususnya yang menyangkut Ketua Umum DPP Golkar ini.

Apalagi, belakangan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, menandatangani surat permohonan penundaan pengusutan Setnov. Surat tersebut memakai kop legislatif.

Untuk diketahui, Setnov ditetapkan sebagai tersangka e-KTP pada 17 Juli silam. Sebelumnya, dia dicekal untuk berpergian keluar negeri per 10 April.

Saat dipanggil perdana sebagai tersangka, Senin (11/9/2017), Setnov diketahui mangkir, karena sedang dirawat di RS swasta di kawasan Jakarta sejak sehari sebelumnya.

Setnov sendiri telah mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, 4 April, dan sidang perdana digelar kemarin (12/9/2017).

Praperadilan tersebut menjadi dasar DPR mengirimkan surat ke KPK ihwal penundaan penyidikan Setnov.

Penulis Danial Iskandar

Tags:

KPKSetnovE-KTPDPR RI

loading...