logo rilis
Sering Disebut di Kasus e-KTP, Diah Anggraeni Pasrah
Kontributor
Tari Oktaviani
17 April 2018, 11:24 WIB
Sering Disebut di Kasus e-KTP, Diah Anggraeni Pasrah
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Diah Anggraeni, pasrah jika namanya sering disebut dalam sidang korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Diah Anggraeni pun harus kembali berurusan dengan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

"Gapapah. Gapapah," ujar Diah di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018).

Nama Diah Anggraeni sendiri‎ sering disebut dalam persidangan e-KTP. 

Dalam dakwaan dua mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto, Diah Anggraeni disebut kecipratan uang panas sebesar US$2,7 Juta dan Rp22,5 Juta dari proyek e-KTP.

Diah juga mengakui uang sebesar US$500 ribu pernah ia terima, namun uang tersebut sudah dikembalikan ke KPK.

Sejauh ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP. 

Delapan orang tersebut yakni, Irman; Sugiharto; Andi Agustinus alias Andi Narogong; Markus Nari; Anang Sugiana Sudihardjo; Setya Novanto; Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung.
 

Editor: Kurniati


komentar (0)