logo rilis
​Serapan Gabah Rendah, Tim Sergap Turun di Bojonegoro
Kontributor

14 Juni 2018, 14:48 WIB
​Serapan Gabah Rendah, Tim Sergap Turun di Bojonegoro
Ilustrasi petani sedang memanen. FOTO: RILIS.ID/Fatah Sidik

RILIS.ID, Bojonegoro— Kementerian Pertanian (Kementan) melaksanakan serap gabah (sergab) petani di wilayah Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (13/6/2018). Kegiatan turut dihadiri stakeholder, seperti Badan Urusan Logistik (Bulog) dan TNI.

Mulanya, Tim Sergap melakukan koordinasi, mengingat serapan gabah masih rendah. Yakni, sekitar 35 persen dari target 2018 sebanyak 76,3 ribu ton setara beras.

"Melalui sinergi dan koordinasi yang kami lakukan, insya Allah serapan gabah oleh Bulog akan meningkat. Hal ini, sangat penting untuk mengisi cadangan beras pemerintah," ujar Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Benny Rachman.

Sergap di wilayah Subdivre Bojonegoro dilaksanakan oleh tujuh mitra Bulog. Total kontrak yang disepakati 810 ton beras. Perinciannya, 410 ton beras di Bojonegoro dan 400 ton di Lamongan. Subdivre Bojonegoro meliputi tiga wilayah, yaitu Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban.

Kata Benny, percepatan serapan gabah dilakukan untuk penguatan cadangan beras pemerintah (CBP). Apalagi, Subdivre Bojonegoro termasuk wilayah strategis, lantaran melingkupi sentra produksi utama di Jatim.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)