logo rilis
Sepanjang 2017 hingga Tahun Ini BPTP Balitbangtan Jateng Laksanakan 200 Bimtek
Kontributor
Elvi R
11 Mei 2018, 14:17 WIB
Sepanjang 2017 hingga Tahun Ini BPTP Balitbangtan Jateng Laksanakan 200 Bimtek
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Batang— Dua fungsi utama Balai Pengkajian Teknologi Pertanian adalah melaksanakan bimbingan teknis materi penyuluhan dan diseminasi hasil pengkajian teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi dan menyampaikan inovasi teknologi hasil-hasil penelitian dan pengkajian Badan Litbang Pertanian yang menjadi materi penyuluhan falam kegiatan penyuluhan. Seiring dengan melaksanakan fungsinya, BPTP Balitbangtan Jateng bekerja sama dengan Distanbun Provinsi Jateng, Distanbun semua Kabupaten di Jateng, Perguruan Tinggi, praktisi, swasta dan semua stakeholder terkait dalam rangka penderasan dan pendaratan inovasi teknologi Balitbangtan agar segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Jawa Tengah.

Dalam dua minggu terakhir ini BPTP Balitbangtan Jateng telah melaksanakan bimbingan teknologi (bimtek) inovasi teknologi Balitbangtan di beberapa kabupaten, baik sebagai kegiatan utama tim peneliti atau penyuluh, permintaan sebagai narasumber dari kabupaten, gabungan kelompok tani, kelompok tani maupun praktisi untuk peningkatan kapasitas penyuluh pertanian di seluruh Jawa Tengah. Disamping itu, peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat untuk meningkatkan sistem budidayanya.

Berbagai materi inovasi teknologi baru disampaikan kepada penyuluh dan masyarakat seperti; pengembangan agrobisnis, teknologi pengembangbiakan, reproduksi, formulasi pakan, perkandangan untuk sapi dan unggas di Kab. Semarang. Teknologi peningkatan produksi, budidaya dan pengendalian OPT, dan pengelolaan pascapanen kedelai di Kab. Purbalingga. Teknologi budidaya padi jarwo super, pengendalian OPT padi, PTT kedelai, optimalisasi pola tanam dan pengelolaan air untuk peningkatan IP di lahan kering dan pengembangan ayam KUB di Kab. Cilacap. Pemanfaatan lahan pekarangan dan agrobisnis berbasis pengelolaan pascapanen, keamanan pangan dan pengelolaan pascapanen berbasis jagung di Kab. Tegal. Tata kelola optimalisasi pemanfaatan alsintan di Kab. Kendal. Pengembangan wilayah agrobisnis jeruk berbasis kawasan di Kab. Batang. Percepatan pendaftaran kultivar tanaman lokal dan pengisian form pendaftaran varietas tanaman dan karakterisasi tanaman lokal di Kab. Tegal. Teknologi budidaya dan penggemukan ayam potong lokal SENKUB di Kab. Boyolali. Teknologi pengembangan bawang merah bersama BBTPH Wilayah Semarang. Teknologi dan agrobisnis cabai di Kab. Magelang. Teknologi pembuatan formulasi complete feed untuk sapi di Kab. Grobogan. Teknologi optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan kepada perhimpunan KWT wilayah Kab./Kota Semarang, Kendal, Salatiga, dan Boyolali.

Kepala BPTP Balitbangtan Jateng Dr. Harwanto menyampaikan, dalam kurun waktu 2017 hingga saat ini tidak kurang dari 200 kali bimtek inovasi teknologi Balitbangtan telah dilaksanakan oleh BPTP Balitbangtan Jateng di berbagai kabupaten di Jawa Tengah.

"Ini untuk percepatan hilirisasi dan adopsi inovasi teknologi Balitbangtan. Kerja sama yang sinergis dengan stakeholder daerah yg didasari dengan padu padan dan sinkronisasi antara program pusat dan daerah dalam diseminasi inovasi teknologi, sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari fungsi utama BPTP Balitbangtan Jateng," ungkapnya.

Sumber: R. Heru Praptana/Balitbangtan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)