logo rilis
Sepanjang 2017, BI Temukan 7 Lembar Uang Palsu
Kontributor
Intan Nirmala Sari
07 Desember 2017, 19:18 WIB
berita
ILUSTRASI:RILIS.ID/ Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI), Suhaedi mengatakan tren jumlah uang palsu dan beredar di masyarakat menurun tiap tahunnya.

Suhaedi di Kantor Bareskrim Polri, Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta Kamis (7/12/2017) mencatat, ada 21 lembar uang palsu dari satu juta lembar uang yang beredar di masyarakat pada 2015. Sedangkan 2016, ditemukan 13 lembar uang palsu diantara satu juta lembar uang yang beredar.

"Dan pada tahun ini, hingga Oktober 2017, hanya tujuh lembar uang palsu yang ditemukan dari satu juta lembar uang beredar," katanya.

Pihaknya mengapresiasi kesigapan penyidik Bareskrim Polri dalam menangkap lima tersangka uang palsu emisi 2016 di beberapa wilayah di Jawa Barat pada Desember 2017.

"Kami berterima kasih kepada Bareskrim karena dalam waktu cepat bisa mengungkap jaringan pengedar upal (uang palsu), mulai dari pembuat, pengedar dan pemodal," katanya.

Terkait peredaran uang palsu, Suhaedi meminta masyarakat untuk tenang namun tetap waspada.

"Masyarakat hendaknya tenang dalam menggunakan uangnya karena dari waktu ke waktu, jumlah uang palsu yang beredar di masyarakat semakin menurun. Tetaplah tenang tapi juga waspada. Ingat 3D, dilihat, diraba, diterawang," katanya.

Sumber: ANTARA

Bagikan artikel
Tags
#Uang Palsu
#Bank Indonesia
#BI
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)