logo rilis
Semua Fraksi Diklaim Setuju Motif Politik Terorisme
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
24 Mei 2018, 14:01 WIB
Semua Fraksi Diklaim Setuju Motif Politik Terorisme
Rapat Parinurna di Gedung DPR. FOTO: RILIS.ID/Indra kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Pansus RUU Terorisme, Muhammad Syafii, mengatakan semua fraksi sebenarnya setuju dengan konsep definisi terorisme yang memuat motif politik, ideologi atau gangguan keamanan. Termasuk PDI Perjuangan dan PKB yang sebelumnya menolak.

"Kemarin saja kita sudah mendapat persetujuan dari delapan fraksi dan dua fraksi pun tidak menolak. Hanya memerlukan waktu untuk mengonsolidasikan kepada pimpinan fraksinya masing-masing," kata Syafii di Kompleks Parlemen Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Ia yakin, perdebatan definisi terorisme selesai dalam rapat kerja dengan pemerintah pada Kamis, 24 Mei sore. Dan, sebelum itu akan terlebih dahulu menggelar rapat tim sinkronisasi.

Dia memastikan, rapat tim sinkronisasi tidak akan dilakukan pemungutan suara terkait perbedaan pendapat mengenai definisi terorisme, karena pemungutan suara di pembahasan tingkat I hanya boleh dilakukan dalam rapat kerja.

"Insya Allah dalam raker nanti akan kami putuskan. Karena, di tim singkronisasi tidak boleh voting," ujarnya.

Sebelumnya, anggota Pansus RUU Terorisme, Arsul Sani, menjelaskan delapan fraksi menghendaki adanya frasa motif politik, ideologi dan gangguan keamanan dalam batang tubuh definisi terorisme.

Delapan fraksi tersebut yaitu Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Golkar, Fraksi PKS, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi PAN, Fraksi PPP, Fraksi Partai Nasdem, dan Fraksi Partai Hanura.

"Sementara itu dua fraksi mempertahankan bahwa frasa tersebut tidak diperlukan, yaitu Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi PKB," kata Arsul.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)