logo rilis
Sembako Presiden, PP Satria Sebut untuk Cari Simpati Masyarakat
Kontributor
Zul Sikumbang
23 April 2018, 14:49 WIB
Sembako Presiden, PP Satria Sebut untuk Cari Simpati Masyarakat
nggota Komisi X DPR RI, M Nizar Zahro

RILIS.ID, Jakarta— Pemerintah berencana akan melakukan pelelangan pengadaan tas sembako senilai Rp3 miliar melalui Sekretariat Negara. Rencananya tas tersebut berisikan sembako yang akan dibagi-bagikan untuk 3 juta penduduk. 

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PP Satria Gerindra Nizar Zahro mengatakan, tas sembako yang dilelang haruslah jelas, apakah berkaitan dengan pilpres ataukah memang program pemerintah. Sebab di tahun politik ini penyalahgunaan kekuasaan rawan terjadi. Dengan artian, seseorang yang menjabat di pemerintahan bisa menggunakan sumber dana untuk kepentingan pribadi.

“Karena itulah, jangan sampai pembagian sembako yang kiranya tujuannya untuk menaikkan elektabilitas Jokowi jelang  pilpres justru menggunakan dana dari APBN. Di tengah  kondisi ekonomi yang saat ini tidak stabil, Jokowi sebagai Presiden harusnya bisa berfikir besar dalam membangun peradaban Indonesia. Tidak melulu hanya kepentingan jangka pendek untuk kepentingan politik praktis di 2019,” kata Ketua Umum PP Satria Gerindra Nizar Zahro di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (23/4/2018).

Dia menilai bagi-bagi sembako itu tujuannya untuk meraih simpati publik jelang Pilpres 2019. Apalagi saat ini keinginan rakyat untuk mengganti Presiden sangat besar. Tagar di medsos #2019GantiPresiden menghiasi dunia maya. Sedangkan kaos dengan tagar #2019GantiPresiden juga banyak dipakai oleh rakyat. 

“Karenanya, sembako yang akan dibagikan itu, jelas untuk meraih simpati publik,” ujar anggota DPR RI tersebut.

Maka dari itu, PP Satria Gerindra juga mengharapkan agar masyarakat tidak terbuai dengan bantuan bantuan yang sifatnya traksional secara politik. 

“Kepentingan bangsa Indonesia adalah kepentingan bersama seluruh warga dan elitnya,” pungkasnya.

Editor: Elvi R


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)