logo rilis
'Sema Kampung', Ritual Mohon Selamat dari Harimau
Kontributor
Kurniati
05 April 2018, 10:49 WIB
'Sema Kampung', Ritual Mohon Selamat dari Harimau
Harimau Sumatera. FOTO: Instagram/@hutanituid

RILIS.ID, Pekanbaru— Masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, menggelar ritual 'Sema Kampung', sebagai bagian dari upaya memohon keselamatan terkait munculnya harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae).

Desa yang menggelar ritual tersebut di antaranya di Desa Sinar Danau dan Pulau Muda.

Menurut Pejabat Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Dian Indriati, ritual Sema Kampung ini dipercaya untuk keselamatan warga dan harimau itu sendiri.

Di Desa Sinar Danau, dua manusia meregang nyawa akibat diterkam harimau betina yang belakangan diberi nama Bonita.

Selama tiga bulan terakhir, Bonita ditemukan berkeliaran di kawasan perkebunan sawit PT Tabung Haji Indo Plantation (THIP),  sebelum akhirnya menghilang menuju kawasan jalur hijau atau green belt.

BBKSDA Riau, bersama tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan pemerintah setempat sedang berupaya menyelamatkan satwa harimau di kawasan itu.

"Langkah apa pun yang dipercaya untuk menyelamatkan jiwa manusia dan harimau akan kita dukung. Ritual ini merupakan kepercayaan warga tempatan jika mendapat gangguan," katanya di Pekanbaru, Kamis (5/4/2018).

Dalam ritual tersebut, masyarakat terlihat menempatkan semacam daging dan buah-buahan ke sejumlah tempat. 

Mereka juga menempatkan lilin di sekitar makanan tersebut.

Awal pekan ini, BBKSDA Riau juga telah mengirim seorang ahli bahasa satwa atau animal communicator guna melacak keberadaan Bonita di Kabupaten Indragiri Hilir.
 

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)