logo rilis
Sekolahnya Terbakar, Siswa SDIT Garut Terpaksa Libur
Kontributor
Kurniati
28 Maret 2018, 00:20 WIB
Sekolahnya Terbakar, Siswa SDIT Garut Terpaksa Libur
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Garut— Pengelola Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Siliwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terpaksa meliburkan siswanya, karena bangunan untuk kegiatan belajar-mengajar terbakar.

"Untuk keamanan sementara anak-anak diliburkan dulu," kata pengelola SDIT Siliwangi, Illa Susanti kepada wartawan di Garut, Selasa (27/3/2018).

Illa menuturkan, keputusan meliburkan siswa ini bersifat sementara. Hari berikutnya diupayakan kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Alasan meliburkan siswa di hari pertama setelah kebakaran itu, kata dia, mempertimbangkan kondisi kejiwaan siswa juga para gurunya yang masih merasakan kaget tehadap peristiwa itu.

"Secara psikologis tidak hanya murid, gurunya juga masih kaget, jadi gak bisa dipaksakan (untuk belajar mengajar)," kata Illa Susanto.

Kebakaran menghanguskan bangunan SDIT Siliwangi, Jalan Raya Tutugan Leles, Desa Haruman, Kecamatan Leles itu terjadi, Senin (26/3) malam.

Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, karena siswa maupun para penjaga dan pengelola sedang menunaikan ibadah Salat Magrib.

Kepala Desa Haruman, Hernawan mengatakan, kebakaran itu telah menghanguskan dua kelas, sembilan ruang kamar mandi untuk siswa, perpustakaan dan ruangan dapur.

Selain menghanguskan bangunan, kata Hernawan, dokumen dan peralatan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar ikut terbakar.

"Banyak fasilitas lain yang ikut terbakar, seperti komputer dan alat-alat olah raga, diperkirakan kerugiannya ratusan juta Rupiah," katanya.
 

Sumber: ANTARA


komentar (0)