logo rilis
Seknas Prabowo-Sandi Minta Polisi Usut Kasus Surat Suara Tercoblos 
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
15 April 2019, 19:33 WIB
Seknas Prabowo-Sandi Minta Polisi Usut Kasus Surat Suara Tercoblos 
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meminta dua hal terkait dengan adanya kasus surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia. Salah satunya, kata Ketua Seknas Prabowo-Sandi, M Taufik, dirinya meminta kepada kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut. 

"Ini harus diusut tuntas," kata Taufik di kantor Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta, Senin (15/4/2019). 

Taufik mendesak kepolisian untuk memberikan tindakan hukum kepada pihak yang terlibat dalam kasus tersebut. Dirinya juga meminta surat suara itu dibatalkan. 

"Pertama, kita minta surat tercoblos itu dibatalkan, kemudian kalau kedutaan terlibat, PPLN terlibat, harus dilakukan tindakan," tegasnya. 

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu mengungkapkan, dirinya telah mendapatkan informasi dari tim yang dikirimkan langsung ke Malaysia. Hasilnya, ungkap dia, memang terjadi pencoblosan pada surat suara tersebut. 

"Tim kami yang kemarin ke Kuala Lumpur kesimpulan memang terjadi pencoblosan. Kita minta kepada KPU untuk membatalkan hasil pencoblosan itu. Jangan dihitung lah hasil di TPS bersangkutan. Kami juga memantau terus-menerus kegiatan pemilihan di luar negeri. Tim advokasi juga terus berkomunikasi. Barang buktinya ada di Diraja Polisi Malaysia," paparnya. 

Sebelumnya, beredar video terkait surat suara Pilpres 2019 yang sudah tercoblos di Selangor, Malaysia. 

Untuk diketahui, hari pencoblosan Pemilu 2019 di luar negeri sendiri memang dimulai lebih cepat dibanding di Indonesia. Pencoblosan di luar negeri dimulai pada 8 April hingga 14 April 2019. Sedangkan penghitungan suara tetap dilakukan pada 17 April 2019.

Editor: Sukma Alam




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID