logo rilis

Sekjen PPP Sarankan Djan Faridz Bentuk Parpol Baru, Jika...
Kontributor
Tio Pirnando
25 Desember 2017, 21:49 WIB
Sekjen PPP Sarankan Djan Faridz Bentuk Parpol Baru, Jika...
Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi muktamar Jakarta, Djan Faridz (kanan). FOTO: RILIS.ID/Armidis Fahmi

RILIS.ID, Jakarta— Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP kubu Romahurmuziy (Romy), Arsul Sani menyarankan agar Djan Faridz membentuk partai baru, jika tetap ingin menjadi ketua umum sebuah partai politik. Mengingat, putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) telah menolak gugatan Djan yang menuntut pembatalan SK Menkumham mengesahkan kepengurusan PPP dibawah Ketua Umum Romy dan Sekjen Arsul Sani.

"Silakan tetap di PPP dengan menghormati kepengurusan PPP (kubu Romy) seperti yang diputuskan pengadilan atau keluar dari PPP dan bikin parpol baru. Silakan kalau Djan mau jadi Ketum parpol baru besutannya," kata Arsul di Jakarta, Senin (25/12/2017).

Menurut Arsul, seharusnya sebagai senior di PPP, Djan Faridz bisa belajar dari tokoh-tokoh Golkar seperti Surya Paloh, Wiranto dan Prabowo dimana mereka keluar dari partai berlambang beringin dan mendirikan parpol baru.

"Mereka-mereka ini bisa di contoh sebagai politisi yang punya karakter baik, tidak membiarkan rusak dilanda pertikaian terus menerus," tandas dia.

MA diketahui telah menolak kasasi kubu Djan Faridz-Dimyati Natakusumah dalam sengketa kepengurusan PPP. Dalam berkas putusan nomor 514 K/TUN/2017 disebutkan bahwa alasan penolakan karena penyelesaian atas substansi sengketa kepengurusan DPP PPP melalui Peradilan Umum belum disentuh dan diberikan putusan yang berkekuatan hukum tetap.

"Maka gugatan Tata Usaha Negara terhadap Keputusan tergugat yang merupakan legalitas susunan kepengurusan DPP PPP adalah prematur, dalam arti belum dapat diadili oleh Peradilan Tata Usaha Negara atau dengan kata lain Peradilan Tata Usaha Negara belum berwenang untuk memeriksa dan mengadili sengketa ini," bunyi putusan tersebut.


#PPP
#Djan Faridz
#Romahurmuziy
#Arsul Sani
Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)