logo rilis
Sejumlah Perwira TNI Lulus dari Program Beasiswa Saab Angkatan Terakhir
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
27 Juni 2019, 18:30 WIB
Sejumlah Perwira TNI Lulus dari Program Beasiswa Saab Angkatan Terakhir
FOTO: RILIS.ID/Zulhamdi Yahmin

RILIS.ID, Jakarta— Perusahaan pertahanan dan keamanan asal Swedia, Saab, menggelar acara kelulusan sejumlah perwira TNI dari program beasiswa Saab di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Kamis (27/6/2019). Acara itu sekaligus juga menandakan beasiswa ke-50 yang diberikan Saab untuk Indonesia.

Vice President, Head of Saab Indonesia, Anders Dahl, mengaku bangga dengan keberhasilan para perwira TNI yang lulus dari program beasiswa dari Saab tersebut. Apalagi, lanjut dia, saat melihat para perwira TNI itu berdiri di podium dan menerima diploma dari Universitas Pertahanan Swedia (FHS). 

"Hari ini, kita tidak hanya melihat angkatan terbesar yang sukses lulus program studi mereka, tetapi bukti terlaksananya komitmen 50 beasiswa untuk Indonesia yang dibiayai dan dilakukan oleh Saab," kata Anders Dahl. 

Program beasiswa itu sendiri dirancang dan dilaksanakan oleh Saab dan Universitas Pertahanan Swedia untuk 20 perwira TNI. Program kuliah pendek ini bertema 'Long-term Defence Planning: Scenario and Technology Forecasting' dan dimulai pada 6 Februari 2019. 

Adapun program kuliah pendek tahun ini adalah yang paling signifikan dalam sejarah beasiswa Saab. Hal itu karena partipannya yang paling banyak dan sebagai angkatan terakhir program beasiswa Saab yang mengalokasikan 50 beasiswa untuk Indonesia.

Program beasiswa Saab sendiri diluncurkan pada Mei 2013 melanjuti pembukaan kantor perwakilan Saab di Jakarta. Program ini diutarakan bersamaan dengan kunjungan kenegaraan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Swedia untuk memberikan 50 beasiswa bagi pelajar unggul di Indonesia. 

Dalam enam tahun perjalanan program beasiswa jni, Saab sudah mensponsori 50 pelajar Indonesia dalam berbagai level program akademis, yakni dari kuliah pendek sampai dengan S2 bagi perwira TNI dan masyarakat sipil. 

"Kami yakin bahwa 50 pelajar ini sudah berpengalaman gaya belajar Swedia yang pragmatis. Fokus kami dalam berinovasi, dan konsep Triple Helix," ujar Anders Dahl. 

Anders berharap, para pelajar baik dari perwira TNI maupun sipil itu bisa menerapkan semua ilmu yang didapatnya di Swedia. Dengan begitu, lanjut dia, mereka bisa membawa perubahan yang lebih baik lagi dan berinovasi bagi negeri, terutama di sektor pertahanan. 

"Saab berkomitmen penuh untuk patuh pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2012 tentang industri pertahanan. Dan lewat program beasiswa ini, kami dapat mengutarakan maksud baik kami dalam sisi transfer teknologi dan mematuhi hukum yang berlaku di negara ini. Dengan ini kami juga membuktikan bahwa Saab adalah mitra yang selalu menaati janjinya," pungkas Anders Dahl.

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID