logo rilis
Sebut Ada Anggota PKI di PDIP, Alfian Tanjung Divonis Bebas
Kontributor
Tari Oktaviani
30 Mei 2018, 13:20 WIB
Sebut Ada Anggota PKI di PDIP, Alfian Tanjung Divonis Bebas
Alfian Tanjung berfoto bersama para pendukung usai divonis bebas PN Jakpus, Rabu (30/5/2018). FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Terdakwa kasus ujaran kebencian Alfian Tanjung divonis bebas oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ia dibebaskan dalam kasusnya yang menuding ada anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) di Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP).

"Membebaskan segala tuntutan hukum," kata Ketua Majelis Hakim Mahfudin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (30/5/2018).

Hakim menyatakan, perbuatan Alfian terbukti, namun bukan termasuk dalam perbuatan pidana. Ini lantaran dalam pertimbangan hakim, Alfian Tanjung hanya melakukan copy paste terhadap salah satu media.

"Bahwa perbuatan terdakwa hanya copy paste media untuk di-posting akun media sosialnya," ujar Hakim.

Dengan demikian, Hakim pun memerintahkan Jaksa Penuntut Umum untuk mengembalikan barang bukti berupa laptop merk ASUS kepunyaan Alfian yang sempat disita sebelumnya.

Hakim juga meminta Jaksa segera membebaskan Alfian Tanjung dari penjara.

"Terdakwa dibebaskan hukum maka denda hukum perkara dikembalikan kepada negara. Barang bukti juga harus dikembalikan," ucap hakim.

Alfian sebelumnya didakwa oleh Jaksa telah melakukan ujaran kebencian karena menyebut 85 persen kader PDIP sebagai anggota PKI. Pernyataan ini disampaikan Alfian melalui akun twitternya.

Oleh Jaksa, ia pun dituntut tiga tahun penjara dan denda Rp100 juta karena melanggar Pasal 29 ayat (2) UU 11 Tahun 2008 tentang ITE

Usai hakim membacakan vonis, para pendukung Alfian pun bersyukur dengan meneriakan takbir.

"Allahu Akbar, Allahu Akbar," ujar mereka.

Editor: Eroby JF


500
komentar (0)