Home » Bisnis

Sebelum ke Lapangan, Menteri Amran Sampaikan Pesan kepada PPL

Selasa, 12/9/2017 | 14:14

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) Kementerian Pertanian. FOTO: RILIS.ID/Fatah.

RILIS.ID, Jakarta– Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berharap sekitar 6.000 Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) Kementerian Pertanian bekerja dengan baik sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

"Kemudian, kami harapkan mereka harus produktif, meningkatkan produksi, kualitasnya, mengendalikan hama, melihat potensi air gimana bisa memenuhi kebutuhan air di musim-musim seperti ini, kekeringan," ujarnya di sela Pelepasan CPNS PPL 2017 di Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Menteri Amran menerangkan, Kementerian Pertanian (Kementan) dengan mudah mengawasi kinerja PPL yang diterjunkan ke seluruh kabupaten se-Indonesia, karena sistem evaluasi berbasis dalam jaringan (daring) atau online.
  
"Tapi, kami yakin dengan diangkatnya PPL, ini semangat baru, ini luar biasa," kata peraih gelar Doktor Ilmu Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan itu. Sebab, PPL yang diangkat tersebut berpengalaman dan masih muda.

Menteri Amran pun meminta para PPL ikhlas, yakin, dan istikamah dalam menjalani tugasnya. Dengan demikian, memiliki kesan mendalam bagi petani yang didampinginya.

"Bisa?" tanya dia. "Bisa," jawab kompak sekitar 300 PPL yang hadir.

Sosialisasikan Capaian

Selain bertugas mendampingi petani di lapangan dalam berproduksi, Menteri Amran juga berpesan kepada mereka, agar menyosialisasikan capaian Kementan kepada para petani maupun masyarakat luas secara tatap muka ataupun melalui media sosial.

"Tiga kali (dalam sehari, red) wajib sampaikan program pertanian, pagi, siang, malam," ucapnya.

Mantan pengusaha kelahiran Bone ini kemudian memaparkan berbagai program dan capaian Kementan dalam tiga tahun terakhir. Misalnya, swasembada beras, cabai, dan bawang merah pada 2016 dan di 2017 disusul jagung. Sehingga, yang sebelumnya impor dibalik menjadi ekspor.

Kemudian, berhasil membangun sektor pertanian di perbatasan serta menghasilkan komoditas berkualitas. Sehingga, hasilnya diekspor ke negara tetangga. Contohnya, beras Papua dijual ke Papua Nugini dan lainnya.

"Negara tetangga nanti ketergantungan dengan daerah perbatasan. Itulah cita-cita Nawacita Bapak Presiden, membangun Indonesia dari perbatasan," tegas Menteri Amran.

Selanjutnya, Kementan pun menggenjot alokasi anggaran yang langsung bisa dimanfaatkan ke petani, semacam pupuk dan benih, perbaikan infrastruktur, serta pengadaan alat mesin pertanian (alsintan). Bahkan, membuat terobosan melalui asuransi usaha tani.

"Goncang dunia, sampaikan apa yang dilakukan Indonesia," seru peraih Satyalancana Pembangunan Bidang Wirausaha Pertanian dari Presiden pada 2007 itu.

Kepada para PPL, Menteri Amran menerangkan, apa yang dilakukannya tersebut merupakan sebuah kebenaran dan bakal mendapat gajaran dari Tuhan.

Hal tersebut juga menunjukkan sebagai anak bangsa yang mencintai negaranya. "Dan inginkan negerinya berkibar 1000 tahun lagi. Anda adalah pahlawan-pahlawan," ungkapnya.

Untuk memudahkan sekira 6.000 PPL yang baru diangkat tersebut dalam menyosialisasikan capaian Kementan, Menteri Amran bakal memberikan materinya kepada mereka. "Ini bagikan ke semua peserta," pungkasnya.

Penulis Fatah H Sidik
Editor Sukarjito

Tags:

KementanMentan

loading...