logo rilis
Sebab Kerusuhan di Mako Brimob, Fahri: Gara-gara Ahok
Kontributor
Zul Sikumbang
09 Mei 2018, 11:56 WIB
Sebab Kerusuhan di Mako Brimob, Fahri: Gara-gara Ahok
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menduga, kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, karena ada ketidakadilan, yakni keberadaan terpidana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang tak mau dipindah ke Lembaga Pemasyarakatan.

"Ini mungkin ada perasaan juga, perlakukan yang kurang adil, misalnya begitu. Kan kita tahu kemarin itu ada peristiwa seorang pejabat yang tidak mau dipindahkan ke LP kan. Itu gitu. Ada perasaan-perasaan tidak adil itu kadang-kadang itu memancing orang untuk melakukan tindakan perlawanan," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (9/5/2018).

Kejadian di Mako Brimob, sambungnya, menjadi catatan bagi aparat untuk berbuat adil sehingga orang tidak marah.

"Ya, salah satunya (Ahok dipindah). Kan, kita kalau memakai azaz kepastian hukum dan prinsip kesamaan di depan hukum harusnya itu dilakukan. Jadi, itu yang saya bilang aparat hukum itu kayak ada perasaan bersalah telah menghukum Ahok. Dan itu yang dibaca oleh orang dan itu yang menyebabkan munculnya ketidakpastian. Jadi kenapa dia tidak masuk LP, yang lain masuk LP. Jadi sekali lagi aparat hukum itu tidak cukup berbuat adil, tapi harus nampak berbuat adil," kata Fahri.

Terkait dengan perebutan senjata oleh napi di Mako Brimob, Fahri menilai, sistem keamanan di Mako Brimob harus dievaluasi.

"Kalau sampai merebut senjata berarti sistem pengamanannya yang tidak tertata dengan baik ya. Dan itu tahanan atau napi ya? Kalau napi itu harusnya sudah tidak di situ kan. Kalau tahanan, saya kira itu dalam proses artinya. Tetapi, ya disayangkan kalau ini udah kejadian yang kesekiankalinya ya. Harus ada evaluasi yang menyeluruh kenapa di Mako Brimob itu suka terjadi gejala seperti itu," kata dia.

Editor: Eroby JF


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)