logo rilis
SBY Sodorkan AHY Jadi Cawapres Jokowi, Demokrat: Itu Bohong!
Kontributor
Sukma Alam
26 Juli 2018, 11:33 WIB
SBY Sodorkan AHY Jadi Cawapres Jokowi, Demokrat: Itu Bohong!
Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Kepala Divisi Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaen, membantah informasi yang beredar bahwa partainya dan Ketua Umumnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menawarkan nama calon wakil presiden kepada Joko Widodo.

"Tidak pernah SBY dan Demokrat menawarkan cawapres kepada Jokowi, kalau ada yang menyatakan itu saya sebut mereka menebar kebohongan. SBY dalam beberapa kali pertemuan dengan Jokowi selalu yang pertama ditanyakan itu adalah bagaimana hubungan Megawati dengan SBY bagaimana," kata Ferdinand di Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Menurutnya, tidak akan bisa duduk satu meja di dalam koalisi ketika tidak ada mutual respect. Dia mengatakan Demokrat dalam beberapa kali komunikasi tentang "mutual respect" kesetaraan di dalam koalisi, dan sampai terakhir pertemuan tidak ada jawaban dari Jokowi.

"Yang kedua, karena Partai Demokrat punya perencanaan politik maka ditanya apakah Jokowi sudah punya wapres. Jokowi juga tidak bisa jawab akhirnya Demokrat memutuskan alternatif langkah politiknya," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengadakan pertemuan di Kediaman SBY, di Kuningan, Jakarta, Selasa (24/7) malam.

SBY mengatakan jalan koalisi antara partainya dengan Gerindra terbuka lebar terutama setelah dirinya dan Prabowo sepakat atas apa yang menjadi persoalan bangsa lima tahun kedepan, sepakat atas apa yang diharapkan rakyat hingga tingkat akar rumput.

"Saya dan Pak Prabowo juga punya pandangan sama bahwa syarat koalisi sebetulnya tersedia. Koalisi efektif dan kokoh harus berangkat dari niat baik good will, harus saling menghormati mutual respect, saling percaya 'mutual trust' dan harus memiliki chemistry yang baik. Kalau syarat ini terpenuhi, disamping ada kesamaan visi-misi dan pemahaman tentang persoalan rakyat, saya yakin jalan terbuka dengan baik," ujar SBY.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID