logo rilis
SBY Khawatirkan Kondisi Indonesia di Pilpres 2019
Kontributor
Sukardjito
02 April 2018, 10:09 WIB
SBY Khawatirkan Kondisi Indonesia di Pilpres 2019
Capture Cuitan SBY.

RILIS.ID, Jakarta— Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengkhawatirkan kondisi Indonesia dalam Pilpres 2019 mendatang. 

Dalam cuitan di akun twitter @SBYudhoyono, ia mengimbau pada Pemilu 2019 mendatang tidak ada pihak-pihak yang menggunakan hard power. Hard power yang dimaksud adalah politik uang, kekuasaan, sentimen agama dan etnis.

"Semoga Pemilu 2019, siapa pun tak gemar dan mudah gunakan hard power (uang, kekuasaan, sentimen agama dan etnis) yang lampaui batasnya," demikian cuitan SBY dalam akun twitter @SBYudhoyono, Senin (2/4/2018).

Selain itu, SBY mencontohkan proses perdamaian di semenanjung Korea, di saat isu peperangan dan perpecahan di dunia masih banyak. 
  
"Setelah 'bersatu' dalam olimpiade musim dingin di Pyongchang, baru-baru ini Kim Jong Un menonton konser K-Pop Korsel di Pyongyang," ungkapnya.

SBY kemudian menjelaskan bahwa bangsa Korea terpecah dan bermusuhan karena peperangan atau hard power. Dia berharap, olahraga dan musik yang merupakan elemen soft power bisa membuat dua Korea berdamai

"Dunia, juga bangsa, akan rukun dan damai, jika tidak gemar dan mudah menggunakan kekerasan, permusuhan dan hard power," tutupnya sembari berharap perpecahan di Korea tidak terjadi di Tanah Air.


500
komentar (0)