logo rilis
SBY Diminta Jadi Saksi di MK, Ini Kata BPN
Kontributor
Nailin In Saroh
23 Juni 2019, 14:00 WIB
SBY Diminta Jadi Saksi di MK, Ini Kata BPN
Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto

RILIS.ID, Jakarta— Tim hukum TKN Jokowi-Ma’ruf Amin mengusulkan untuk menghadirkan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai saksi dalam sidang PHPU pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).

Menanggapi itu, Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Andre Rosiade angkat bicara. Menurut Andre, SBY tidak mungkin bisa dihadirkan sebagai saksi lantaran masih diselimuti duka sepeninggal istrinya, Ani Yudhoyono.

Andre pun merasa heran dengan usulan yang dilemparkan tim Jokowi-Ma'ruf itu.

“Pak SBY masih dirundung duka, jadi tak bisa dihadirkan sebagai saksi. Kok mereka gak paham itu,”ujar Andre melalui kepada wartawan, Minggu (23/6/2019).

Andre menilai, tidak patut menghadirkan saksi yang tengah dirundung duka sebagai saksi sidang sengketa. Seharusnya, kata dia, semua pihak mesti memberikan empati.

“Jadi Prof Eddy enggak mengerti kan dia (SBY) lagi berduka enggak boleh ke mana-mana,” katanya.

Sebelumnya, salah satu ahli yang dihadirkan kubu Jokowi-Ma’ruf, Prof Edward Omar Sharif Hiarieu alias Eddy, menilai seharusnya kubu pasangan calon Prabowo-Sandi tidak hanya mencantumkan pemberitaan presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun, turut menghadirkan yang bersangkutan untuk dalil ketidaknetralan Polri, TNI, dan BIN.

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID