logo rilis
Sarkozy Tepis Tuduhan Terima Dana Ilegal dari Libya
Kontributor
Syahrain F.
23 Maret 2018, 14:02 WIB
Sarkozy Tepis Tuduhan Terima Dana Ilegal dari Libya
Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy. FOTO: Getty Images/Valery Hache

RILIS.ID, Paris— Mantan presiden Prancis Nicolas Sarkozy membantah semua tuduhan pendanaan ilegal dari Libya sebelum pemilihan presiden 2007 di Prancis.

"Saya harus mengatakan yang sebenarnya pada warga Prancis, saya tidak pernah mengkhianati kepercayaan mereka," kata Sarkozy dalam wawancara dengan stasiun televisi TF1, kemarin (22/3/2018).

Pada Rabu (21/3), investigasi terhadap Nicolas Sarkozy resmi digelar. Dia dituduh melakukan korupsi, pendanaan kampanye ilegal, dan penyalahgunaan dana publik Libya, menurut media lokal.

Politisi berusia 63 tahun itu dibebaskan pada Rabu malam setelah diinterogasi selama dua hari terkait pendanaan kampanye kepresidenannya pada 2007 lalu.

Hakim Serge Tournaire dan Aude Buresi mendalami kasus ini sejak April 2013 untuk memastikan adanya bukti yang menunjukkan Sarkozy menerima dana ilegal dari Libya.

Koran Le Monde juga mengungkapkan "adanya sistem kriminal yang besar, yang melibatkan pejabat-pejabat tinggi Sarkozy.

Sumber: Anadolu Agency


komentar (0)