logo rilis
Sandiaga Minta Pembagian Sembako Tidak Dipolitisasi
Kontributor
Kurniati
03 Mei 2018, 13:24 WIB
Sandiaga Minta Pembagian Sembako Tidak Dipolitisasi
Wakil Gubernur DKI Jakarta. Sandiaga Uno. FOTO: Instagram/@sandiuno

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno, meminta musibah pembagian sembako oleh Forum Untukmu Indonesia tidak dipolitisasi.

"Ini keprihatinan tinggi kita kepada keluarga ananda Mahesa dan ananda Rizki. Mari kita tidak mempolitisasi musibah ini," kata Sandiaga Salahudin Uno, di Jakarta Utara, Kamis (3/5/2018).

Musibah pembagian sembako tersebut terjadi di Lapangan Monumen Nasional (Monas) pada Sabtu (28/4/2018) lalu, menewaskan dua orang anak, Mahesa Junaedi dan Rizki Syahputra.

Menurut Sandiaga, pihaknya sedang berupaya keras untuk memfasilitasi keluarga untuk bertemu dengan pihak penyelenggara. 

Untuk mewujudkan hal itu, orang nomor dua di DKI Jakarta ini memerintahkan Wali Kota Jakarta Utara, Husein Murad untuk berkoordinasi dan Pemprov Kalbar akan memfasilitasinya.

Acara pembagian sembako tersebut mengakibatkan dua bocah di bawah umur bernama Rizki Syahputra (10) dan Mahesa Junaedi (12) tewas karena terinjak saat berdesakan dengan orang dewasa. 

Keduanya merupakan warga Pademangan Barat, Jakarta Utara.

"Saya merasa miris melihat jatuh korban jiwa akibat berebutan paketan sembako," kata Sandiaga.

Dari situ jelas terlihat terjadi ketimpangan taraf hidup masyarakat di ibu kota, dan mengajak kepada seluruh pihak untuk melihat peristiwa kemarin untuk ke depannya saling berbagi kepada warga sekitar.

"Mari kita gunakan kesempatan ini saling melihat di antara kita. Saling refleksi apakah ada anggota masyarakat di sekitar kita yang memerlukan bantuan untuk beras, minyak, dan mi saja mereka sampai harus berdesak-desakan seperti itu," kata Sandiaga.

Dia memastikan bakal berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengusut tuntas permasalahan tersebut.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)