logo rilis
Sandiaga: Kasus Sembako Monas Harus Berikan Rasa Keadilan
Kontributor
Kurniati
06 Juni 2018, 14:15 WIB
Sandiaga: Kasus Sembako Monas Harus Berikan Rasa Keadilan
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno, berharap kasus antrian sembako maut di lapangan Monumen Nasional (Monas) yang sudah naik status dari penyelidikan menjadi penyidikan dapat menghasilkan rasa keadilan di masyarakat.

"Saya nggak berkomentar kalau masalah hukum. Tapi kita akan kooperatif dengan pihak kepolisian dan aparat hukum. Tentunya kami ingin akan ada proses yang menghasilkan rasa keadilan pada masyarakat," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Namun, Sandiaga tetap menyerahkan proses hukumnya ke pihak kepolisian dan aparat hukum.

Ia bahkan mempersilahkan penyidik Polda Metro Jaya untuk memeriksa pegawai di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait kasus sembako maut tersebut.

Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Argo Yuwono, mengatakan kasus sembako maut sudah naik ke proses penyidikan. 

Pemeriksaan beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah dilakukan dan telah dilakukan gelar perkara.

"Sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli yaitu dokter," kata Argo.

Kasus pembagian sembako oleh Forum Untukmu Indonesia (FUI) yang berefek pada tewasnya dua bocah bisa diusut tuntas.

Acara pembagian sembako tersebut mengakibatkan dua bocah di bawah umur bernama Rizki Syahputra (10) dan Mahesa Junaedi (12) tewas karena terinjak saat berdesakan dengan orang dewasa. 

Keduanya merupakan warga Pademangan Barat, Jakarta Utara.
 

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)