logo rilis
Sandi Beri Uang Rp500 Miliar ke PKS-PAN, Ini Komentar Yusril
Kontributor
Tari Oktaviani
13 Agustus 2018, 17:59 WIB
Sandi Beri Uang Rp500 Miliar ke PKS-PAN, Ini Komentar Yusril
Ilustrasi: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra, ikut angkat suara terkait dengan tuduhan politisi Demokrat Andi Arief yang menyebut Sandiaga Uno menyerahkan Rp500 miliar ke PAN dan PKS guna mengusungnya sebagai cawapres Prabowo Subianto. Ia pun mengusulkan agar baiknya persoalan tersebut dibawa ke ranah hukum.

"Karena ini sudah menjadi masalah hukum saya kira lebih obyektif kalo aparat penegak hukum melakukan kajian terhadap masalah ini ya, melakukan penyelidikan lebih dulu apakah cukup ini sebuah tindak pidana atau tidak," kata Yusril di pengadilan tindak pidana korupsi, Jakarta, Senin (13/8/2018).

Usulan tersebut dipandangnya perlu dilakukan sebab Sandiaga Uno sendiri telah mengakui memang ada dana namun bukan untuk mahar politik melainkan untuk sumbangan kampanye. Oleh karena itu ia menyampaikan perlunya menjadi bahan pembuktian di ranah hukum.

"Sebaiknya kita serahkan pada aparat penegak hukum untuk mempelajari masalah ini dengan sebaik-baiknya tanpa prasangka dengan objektif pada akhirnya kita mau menegakkan hukum dan keadilan," tegasnya.

Sebelumnya diketahui, Wasekjen Demokrat Andi Arief menyebut bahwa Sandiaga Uno memberikan uang Rp500 miliar kepada PAN dan PKS untuk mengusungnya sebagai cawapres Prabowo Subianto. Namun hal itu ditepis oleh Sandiaga sendiri.

"Kita bisa pastikan itu tidak betul yang disampaikan," kata Sandiaga kepada wartawan di Pantai Ancol, Jakarta Utara, Minggu (12/8/2018).

Ia mengatakan, tidak ada uang yang diberikan ke parpol koalisinya. Namun memang, Sandi mengaku bahwa dirinya bersedia memberikan uangnya untuk kampanye.

"Saya bersedia untuk menyediakan sebagian dari biaya kampanye dan ada bantuan kepada tim pemenangan dan juga bantuan kepada partai pengusung itu yang menjadi komitmen kita," sambungnya.

Perihal pernyataan Sandiaga, Andi Arief menilai hal itu sudah termasuk ke dalam pengakuan oleh Sandi bahwa tudingannya itu benar. "Soal mahar, entah dalam bentuk penaklukan atau kampanye, sudah diakui Sandi Uno," ujar Andi Arief di Twitter-nya.

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)