logo rilis
Samson, Badak Jawa yang Mati di Pantai
Kontributor
Kurniati
27 April 2018, 15:16 WIB
Samson, Badak Jawa yang Mati di Pantai
Samson, badak jawa jantan yang ditemukan mati di pantai Karang Ranjang. FOTO: Instagram/@tnujungkulon

RILIS.ID, Jakarta— Seekor badak Jawa jantan bernama Samson (ID: 037.2012) ditemukan mati di pantai Karang Ranjang, Resort Karang Ranjang, SPTN Wilayah II Pulau Handeuleum, Taman Nasional Ujung Kulon, Banten, Senin pagi 23 April 2018. 

Berdasarkan keterangan pers dari www.ujungkulon.org, bangkai Samson ditemukan dalam kondisi masih utuh, bercula dan lengkap.

Setelah dilakukan proses identifikasi pada bangkai dan pencocokan dengan database badak Jawa, dengan ciri khas robekan pada telinga sebelah kiri, Samson diperkirakan berumur lebih dari 30 tahun dan penyebab kematiannya pun karena umur tua atau mati alami. 

Pada pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya luka akibat perburuan. 

Selanjutnya, tim gabungan dari Balai TN Ujung Kulon, tim dokter hewan Patologi IPB dan WWF Ujung Kulon melakukan nekropsi dan pengambilan sampel (usus, otot, jantung dan hati), untuk mengetahui penyebab kematian. 

Berdasarkan laporan sementara hasil nekropsi terhadap bangkai badak jawa tersebut, diperkirakan kematian kurang lebih tiga hari dan tidak ditemukan tanda-tanda adanya penyakit infeksi dengan pathogen yang bersifat akut.

Setelah Samson mati, jumlah minimum badak jawa saat ini adalah 66 individu berdasarkan data terakhir dari hasil monitoring populasi tahun 2017. 

Namun, terdapat kabar menggembirakan dimana dua anak badak terpantau dari induk bernama Puri (ID: 013.2011) dan Dewi (ID: 004.2011). 

Kedua anak badak jawa itu baru mendapatkan ID: 073.2018 dan ID: 074.2018 namun belum punya nama. 

Jadi populasi saat ini minimal berjumlah 68 individu karena bertambah dua bayi badak.
 


500
komentar (0)