logo rilis
Sahabat Anas: Nazarudin Dendam Banget sama AU
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
09 Maret 2017, 13:49 WIB
Sahabat Anas: Nazarudin Dendam Banget sama AU
Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazarudin (kiri), dan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (kanan)

RILIS.ID, Jakarta— Anas Urbaningrum mencurahkan hatinya lewat akun twitternya @anasurbaningrum. Dalam cuitannya, Anas membantah dikait-kaitkan dengan kasus e-KTP.

Salah satu sahabat Anas, I Gede Pasek Suardika mengatakan, pendekatan hukum mestinya harus berdasarkan pada fakta-fakta yang berbasis data. Tidak hanya menyimpulkan apa yang disampaikan oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.

"Memang kalau sumbernya Nazaruddin memang kan Nazaruddin dendam banget sama AU dari dulu kan. Jadi semua dikaitkan," ujar Pasek kepada rilis.id, Kamis (9/3/2017).

Pasek menegaskan, dirinya selalu mendukung upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK. Siapa pun nantinya yang terlibat dalam kasus e-KTP menurutnya, harus bisa bertanggung jawab.

"Ya jalani saja siapa pun dia. Mau teman, sahabat, atasan, bawahan, keluarga atau apa pun, hukum itu di luar itu. Tapi jangan juga melakukan kriminalisasi dalam konteks hal-hal seperti itu," kata mantan politisi Partai Demokrat tersebut.

Anas yang kini tengah ditahan KPK sendiri merupakan mantan Ketua Umum Partai Demokrat dan Nazaruddin sebagai Bendahara Umum partai itu saat proyek e-KTP berlangsung. Nazaruddin kerap menyebut nama Anas turut terlibat dalam kasus megaproyek tersebut.

Dalam surat  dakwaan terhadap mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman yang didapatkan awak media, Anas Urbaningrum dan Muhammad Nazaruddin disebut menerima fee sebesar 11 persen atau sejumlah Rp574.200 000 000,00 (lima ratus tujuh puluh empat miliar dua ratus juta rupiah).


#Anas Urbaningrum
#Korupsi e-KTP
#I Gede Pasek Suardika
#Sahabat Anas
#Nazaruddin
Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID