logo rilis
RUU Terorisme Tak Selesai, Perppu Jadi Solusi
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
15 Mei 2018, 11:05 WIB
RUU Terorisme Tak Selesai, Perppu Jadi Solusi
Rapat Parinurna DPR. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo memandang Rancangan  Undang-Undang tentang Terorisme (RUU Terorisme) mendesak untuk segera disahkan, mengingatkan kondisi yang dihadapi saat ini. 

"Dengan disahkannya UU Terorisme, setidaknya ada payung hukum bagi tindakan penanggulangan terorisme baik oleh TNI atau Polri," kata Tjahjo, Selasa (15/5/2018) 

Tapi, jika RUU Terorisme tak disahkan pada masa sidang kali ini, pemerintah akan menempuh jalur lain yakni mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang atau Perppu.

"Nanti kita tegas kalau sampai sidang ini tidak ya Perppu," ujar dia.

Tjahjo juga yakin DPR memandang hal yang sama, bahwa RUU Terorisme sangat penting untuk segera disahkan. Fraksi-fraksi di DPR pasti paham dalam penanganan dan penanggulangan terorisme diperlukan payung hukum kuat.

Sekarang stabilitas terancam oleh aksi-aksi teror. Tentu dibutuhkan tindakan dari Negara dalam memulihkannya. Terorisme adalah kejahatan kemanusiaan yang harus ditindak tegas. Sebab aksi teror itu sendiri adalah pelanggaran HAM berat. 

"Kalau kita dikit-dikit takut HAM tapi stabilitas keamanan enggak terjaga bagaimana. Yang penting kita aman stabil. Jangan dikit-dikit dihantui oleh HAM. Sekarang kalau kita simak di negara yang maju pun sudah faktor stabilitas dan keamanan dan payung hukum, itu penting," tuturnya.

Presiden sendiri sudah bersikap tegas, aparat negara memerlukan payung hukum yang kuat untuk menindak segala bentuk aksi teror yang mengancam keutuhan Negara. Dan, payung hukum itu ada dalam RUU Terorisme.

"Bapak Presiden tadi sudah mengisyaratkan kalau sampai berlarut larut ya beliau akan mengeluarkan Perppu," katanya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)