logo rilis
RUU Terorisme Disahkan, Presiden Diminta Terbitkan Peraturan Turunannya
Kontributor
Fatah H Sidik
26 Mei 2018, 20:52 WIB
RUU Terorisme Disahkan, Presiden Diminta Terbitkan Peraturan Turunannya
Terorisme. ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Presiden Joko Widodo diminta segera menerbitkan peraturan turunan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (UU Terorisme). Tujuannya, memastikan keterlibatan TNI terukur dan terarah.

"Jangan sampai seperti 'menepuk nyamuk dengan meriam'," ujar Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, via siaran pers yang diterima rilis.id di Jakarta, Sabtu (26/5/2018). DPR mengesahkan Rancangan UU Terorisme melalui Rapat Paripurna, Jumat (25/5).

Dia menerangkan, sejumlah instansi terkait diharuskan bersinergi dalam menanggulangi terorisme. Di antaranya, Polri, Densus 88, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Intelijen Negara (BIN), serta TNI.

"Dalam aturan itu, BNPT diberikan kewenangan untuk mencegah dan menindak terorisme," jelas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

TNI menjadi wajib dilibatkan dalam pemberantasan terorisme, lantaran kian membahayakan masyarkat dan negara. "TNI dapat dilibatkan ketika kualitas dan kuantitas teror sudah sistematis, bersenjata, dan membahayakan negara dan masyarakat," terang Kharis.

Dengan begitu, dimungkinkan mencegah aksi terorisme. Namun, tetap mengedepankan hak asasi manusia (HAM), terukur dan tak serampangan.


500
komentar (0)