logo rilis
Rupiah Melemah Seiring Kekhawatiran The Fed pada Perang Dagang
Kontributor
Elvi R
15 Mei 2019, 15:00 WIB
Rupiah Melemah Seiring Kekhawatiran The Fed pada Perang Dagang
Rupiah. FOTO: Antara

RILIS.ID, Jakarta— Nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi (15/5/2019) melemah seiring kekhawatiran bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) terhadap perang dagang antara AS dan Cina.

Rupiah melemah 19 poin atau 0,13 persen menjadi Rp14.453 per Dolar AS, dibandingkan hari sebelumnya Rp14.434 per Dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, The Fed mulai mengkhawatirkan perang dagang yang bisa mengurangi potensi ekspansi ekonomi AS saat ini dan akan menggunakan instrumen counter cycle termasuk suku bunga yang lebih rendah.

"Beberapa pejabat The Fed melihat kondisi koreksi pasar saat ini sebagai pertanda melemahnya kepercayaan pasar terhadap prospek ekonomi," ujar Lana.

Saat ini The Fed masih akan mempertahankan suku bunganya pada kisaran antara 2,25-2,5 persen terutama dengan memperhatikan kondisi ketenagakerjaan dan inflasi.

Pada April 2019 pertumbuhan harga impor di AS tumbuh 0,2 persen (bulan ke bulan/mom), melambat dibandingkan Maret 2019 yang tumbuh 0,6 persen (mom), dan di bawah ekspektasi konsensus 0,7 persen (mom). Kenaikan ini terutama karena naiknya harga energi dan makanan.

"Pertumbuhan ini belum memfaktorkan tensi perang dagang yang semakin menguat di awal Mei ini," kata Lana.

Lana memprediksi, pada hari ini Rupiah akan cenderung melemah di kisaran Rp14.440 per Dolar AS sampai Rp14.470 per Dolar AS.

Sumber: ANTARA




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID