logo rilis
Rupiah Lesu, Masyarakat Pilih Investasi Emas
Kontributor
Fatah H Sidik
15 Mei 2018, 20:30 WIB
Rupiah Lesu, Masyarakat Pilih Investasi Emas
Ilustrasi emas batangan. FOTO: pixabay.com

RILIS.ID, Depok— Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir, mendorong masyarakat menyimpan dan menabung emas miliknya.

"Banyak nasabah yang menyimpan tabungan emas itu. Tahun ini dari awal, sudah mulai kelihatan ada pelemahan," ujar Direktur Operasi dan Pemasaran PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan, di Depok, Jawa Barat, Selasa (15/5/2018).

Tren permintaan emas pun meningkat. Langkah tersebut kemungkinan dilakukan untuk investasi.

"Selama ada pergerakan harga emas, masyarakat biasanya ingat untuk 'lari' ke emas. Mereka cenderung menyimpan (aset dalam bentuk) emas. Itu secara historis," jelasnya. Diperikirakan peningkatan permintaan emas selama depresiasi rupiah mencapai 10-15 persen.

Kata Damar, tren gadai emas juga mengalami peningkatan 4-5 persen sejak Ramadan hingga dua pekan sebelum Idul Fitri. Gadai emas perhiasan paling mendominasi, dan biasanya digunakan sebagai modal usaha.

"Tetapi setelah Ramadan, akan turun dengan kisaran yang sama. Tahun lalu juga sama," tutup dia. Saat normal, Pegadaian melayani sekitar 125 ribu transaksi per hari di seluruh outlet dengan nilai rata-rata Rp5 juta-Rp6 juta tiap transaksi.


500
komentar (0)