logo rilis
Rupiah Kembali Terkoreksi, Ini Sebabnya...
Kontributor
Elvi R
08 Maret 2019, 13:39 WIB
Rupiah Kembali Terkoreksi, Ini Sebabnya...
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILIS.ID, Jakarta— Nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi (8/3/2019) masih melanjutkan tren pelemahan setelah koreksi yang terjadi dalam tujuh hari terakhir.

Kurs Rupiah pagi ini bergerak melemah 90 poin menjadi Rp14.233 per Dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.143 per Dolar AS.

Analis Monex Investindo Futures, Dini Nurhadi Yasyi mengatakan, depresiasi rupiah dipicu penguatan dolar AS seiring longgarnya kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB).

"Kebijakan ECB membuat dolar menguat tajam. Pelemahan pound karena Brexit, juga dorong kekuatan dolar," ujarnya.

Menurut Dini, kebijakan ECB tersebut menambah sentimen negatif bagi Rupiah yang sebelumnya juga melemah karena sentimen perlambatan ekonomi global, terutama China yang diproyeksikan tahun ini akan mencapai enam persen dari sebelumnya 6,5 persen.

"Karena mayoritas masih ada permasalahan dengan perekonomiannya, permintaan dolar cenderung meningkat karena cuma Amerika yang masih punya prospek ekonomi yang bagus," ujar Dini.

Hingga pukul 10.07 WIB, nilai tukar Rupiah masih melemah 85 poin menjadi Rp14.228 per Dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.143 per Dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Jumat menunjukkan, Rupiah melemah menjadi Rp14.223 per Dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.129 per Dolar AS.

Sumber: ANTARA




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID